Keberkahan Air Hujan.

Tahukan Anda manfaat dan keberkahan air hujan? Pernahkah anda hujan-hujanan? Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat? Bacalah ini dan praktekkanlah!! Insya Allah bermanfaat!!

Cobalah tampung air hujan, diamkan sebentar kemudian masukan ke dalam plastik bening. Setelah itu masukan ke dalam freezer kulkas. Beberapa jam setelah beku, lihatlah !! Ada banyak kristal-kristal indah di dalamnya. Mengapa? Ini menandakan air hujan adalah air yang sehat kaya oksigen.

Ternyata main hujan-hujanan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan meminum air hujan menyempurnakannya. Air hujan juga ternyata bisa dijadikan sebagai bahan terapi untuk menghilangkan stress dan meningkatkan kesuburan kandungan, dan ini sudah banyak dipraktekkan oleh banyak wanita yang mendambakan kehamilan. Bagaimana caranya? Sebelumnya kita ketahui dahulu manfaat lain yang bisa diambil dari air hujan, diantaranya:

1. Menyehatkan dan membuat rambut bersinar
Dilansir dari Water Rhapsody, orang-orang Barat zaman dahulu percaya bahwa mencuci rambut dengan air hujan dapat membuat rambut jauh lebih sehat dan bersinar dan sains mampu menjelaskan ini. Dikutip dari Rainwater Connection, air yang turun dari langit ini memiliki kadar kenetralan PH yang hampir sempurna, bebas garam, dan bebas mineral yang buruk bagi rambut. Kalau difilter dengan rapi, air hujan menjadi materi paling netral yang dapat Anda gunakan untuk mencuci rambut.

2. Air hujan mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida )
Air hujan juga mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). H2O2 dapat dijadikan holistic healing atau “terapi pengobatan”. Ternyata sampai sekarang produk H2O2 yang ada di Indonesia masih impor. Padahal di dalam air hujan ada kandungan H2O2 ini ( bersifat anorganik )

3. Air Hujan mengandung unsur Nitrogen
Nitrogen merupakan faktor utama dalam penciptaan protein penting untuk penciptaan materi genetik dalam tubuh manusia. Nitrogen diperlukan untuk semua bentuk kehidupan.
Meminum air hujan memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan nitrogen, mendorong sintesis protein dan penciptaan senyawa dan asam amino yang mempengaruhi pertumbuhan, hormon, fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh.

4. Menghilangkan bau amis
Kalau kita habis makan ikan atau daging, terkadang bau amis pada telapak tangan sulit untuk hilang walaupun kita cuci tangan pakai sabun. Nah salah satu manfaat air hujan adalah dapat menghilangkan bau amis. Coba dan buktikan cuci tangan pakai air hujan, pasti bau amis pada jari tangan kita akan hilang meskipun tanpa menggunakan sabun

5. Menghilangkan toksin ( racun ) pada tubuh
Larutkan garam pada air hujan segar, lalu rendamlah telapak kaki kita selama ± 15 menit. Lakukan secara rutin setiap kali turun hujan. Usahakan air hujan murni yang digunakan.

Terapi Stress
Ternyata aktifitas hujan-hujanan bisa juga untuk terapi stress baik bagi wanita maupun pria. Pola dasarnya adalah pengejutan system syaraf yang terletak dibawah jaringan kulit. Kalau kita hujan-hujanan selama 10 menit saja, maka ribuan butir air hujan akan memukul kita. Pukulan air hujan tersebut dapat mengejutkan ribuan system syaraf yang tersebar di seluruh tubuh. Berdiri atau duduklah di alam terbuka sambil terus merasakan butiran-butiran air hujan menyentuh kulit, berdoalah untuk ketenangan bathin. Rasakan kesegaran jiwa maupun raga setelah hujan-hujanan, lebih fress dan menenangkan.

Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan
Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut:
Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)

Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.

Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan. Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan.

Lakukan teknik ini sampai hujan berhenti atau anda sudah merasa kedinginan.

Dalam pemanfaatan sehari-hari, dapat juga di pindahkan air hujan tersebut ke dalam tempat air, botol atau gelas. Agar menjadi lebih bersih dan lebih berkhasiat bisa endapkan selama 24 jam. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian air paling atas dan sisa airnya dibuang. Boleh langsung digunakan untuk mandi dan minum tanpa direbus atau bisa direbus sampai mendidih (seperti memasak air minum). Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan manfaatnya untuk tubuh anda.

Mengapa air hujan bermanfaat dan baik kesehatan?
Karena manusia adalah makhluk yang organik, kita tercipta dari tanah kemudian tanah itu akan subur dengan hujan. Jadi sekali lagi ditegaskan, dianjurkan kepada kaum wanita yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan. Selain itu, saat hujan kita sebaiknya memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena disaat hujan turun adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Mumpung masih musim hujan ayo hujan-hujanan. Silakan bagikan ke teman, semoga bermanfaat

 ;;
============================

Manfaat titik di Telapak Tangan

Cobalah Cara Ini, Hanya Dengan Telapak Tangan Anda Sendiri, Begini Caranya..

Waktu Anda alami sakit, janganlah cepat-cepat ke dokter. Semuanya panduannya memanglah ada di telapak tangan. Dengan mencari titik organ yang sakit di telapak tangan serta kerjakan penyembuhan sendiri.

Caranya :

• Tekan titik organ mana yang sakit didalam badan dengan ibu jari, selama 5 detik.
• Bebaskan ibu jari Anda - 3 detik.
• Lantas tekan lagi. Ulangilah ini selama sebagian menit.
• Waktu merasa sakit yang berkepanjangan, pijat sekurang-kurangnya sekali sehari. Setelah satu minggu Anda akan terasa jauh lebih baik.

7 Bagian Anggota Tubuh Yang Nyaman Dipijat Ketika Sakit :

1. Pelipis Dekat Mata 5-7 detik, lepaskan perlahan

2. Di Pada Ibu Jari Dan Jari Telunjuk

Ruang ini apabila dipijat dapat membantu Anda yang alami sakit leher. Coba pijat selama 2 menit dengan gerakan yang lembut dan makin intens. Sungguh tak terduga ya, ruangan badan yang jauh bisa saling terkoneksi

3. Tulang di Pergelangan Kaki

Apabila Anda alami sakit punggung bawah, sakit panggul maupun pinggul, Anda bisa memijat di pergelangan kaki, terlebih di bagian tulang yang besar. Mungkin saja terdengar aneh, namun perlahan Anda akan rasakan otot lebih santai dan nyaman.

4. Mata Ketiga

Kata orang, mata ketiga ini ada di pangkal hidung dekat kening. Dengan memijat ruangan ini, Anda bisa meredakan mata yang capek. Langkahnya yaitu dengan memijat lembut ruang ini.

Kerjakan sebagian desakan biasa selama 1 menit. Mendekati beberapa desakan akhir, tutup mata Anda. Tekan sepanjang 9 kali, pada tekanan ke 10, tekan agak lama, lantas lepas perlahan-lahan.

5. Sayap di Punggung

Di punggung kita ada tulang yang menonjol seperti sayap, memijat ruang di sekitaran sana memang bisa merasa nyaman. Tahukah Anda, pijatan ini bisa membantu meredakan permasalahan kelelahan leher, kepala, nyeri yang nampak di payudara bahkan persoalan pernapasan.

6. Telapak Kaki

Dibagian telapak kaki, ada banyak sekali titik akupresur yang nyaman serta terkadang menyakitkan untuk dipijat. Memakai ibu jari untuk memijat segi tengah telapak kaki bisa membantu Anda menangani permasalahan pencernaan.

7. Punggung serta Telapak Tangan

Waktu alami nyeri menstruasi yg tidak melilit akan tetapi cukup mengganggu, coba pijat segi tengah punggung telapak tangan dan sisi dalam telapaknya.

;;
==============================

*MENGUNGKIT SEDEKAH MERUSAK BERKAH IBADAH*

Oleh

Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari

Ikhlas adalah fondasi dalam seluruh jenis ibadah, termasuk ketika berinfak dan bersedekah. Allâh Azza wa Jalla akan melipatgandakan balasan bagi orang yang berinfak di jalan-Nya dengan ikhlas. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Perumpamaan (infak yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allâh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allâh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allâh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. [Al-Baqarah/2:261]

Tetapi balasan yang besar tersebut disyaratkan dengan ikhlas, yang di antara tandanya adalah tidak mengungkit infak tersebut dan tidak mengiringi dengan perbuatan atau perkataan yang menyakitkan. Sebagaimana firman Allâh Azza wa Jalla pada ayat berikutnya:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًى ۙ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allâh, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Robb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. [Al-Baqarah/2:262]

LARANGAN MENGUNGKIT SEDEKAH

Oleh karena dengan kasih sayang-Nya, Allâh Azza wa Jalla melarang para hamba-Nya yang beriman melakukan manna (mengungkit pemberian) dan adza (perkataan atau perbuatan yang menyakitkan), karena hal itu akan membatalkan pahala  sedekah yang telah mereka berikan. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allâh dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allâh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. [Al-Baqarah/2:264]

Di dalam ayat ini Allâh Azza wa Jalla menyebutkan 4 perkara yang bisa merusak sedekah:

    *Menyebut-nyebut sedekah.
    *Menyakiti perasaan si penerima.
    *Berinfak  karena riya (mencari pujian/nama) kepada manusia.
    *Tidak beriman kepada Allâh dan hari kemudian.

MAKNA MANNA DAN ADZA

Di dalam ayat di atas diterangkan bahwa manna (menyebut-nyebut sedekah) bisa membatalkan pahala sedekah. Oleh karena itu, kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan manna tersebut dan berusaha menjauhinya.

Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi rahimahullah (wafat th 1438 H) berkata, “Al-mann adalah menyebut sedekah dan menghitung-hitungnya kepada orang yang menerima sedekah dengan bentuk pemberian kebaikan kepadanya. Sedangkan al adza adalah: menyakiti orang yang menerima sedekah dan menghinakannya dengan kalimat yang pedas, atau kalimat yang merusak kehormatannya, atau menjatuhkan kemuliaannya.” [Tafsîr Aisarut Tafâsir, 1/254, surat Al-Baqarah ayat 262]

Ibnu Hajar al-Makkiy rahimahullah (wafat th 974 H) berkata,

إنَّ الْمَنَّ هُوَ أَنْ يُعَدِّدَ نِعْمَتَهُ عَلَى الْآخِذِ أَوْ يَذْكُرَهَا لِمَنْ لَا يُحِبُّ الْآخِذُ اطِّلَاعَهُ عَلَيْهِ، وَقِيلَ: هُوَ أَنْ يَرَى أَنَّ لِنَفْسِهِ مَزِيَّةً عَلَى الْمُتَصَدَّقِ عَلَيْهِ بِإِحْسَانِهِ إلَيْهِ وَلِذَلِكَ لَا يَنْبَغِي أَنْ يَطْلُبَ مِنْهُ دُعَاءً وَلَا يَطْمَعَ فِيهِ، لِأَنَّهُ رُبَّمَا كَانَ فِي مُقَابَلَةِ إحْسَانِهِ فَيَسْقُطُ أَجْرُهُ

“Al-Manna adalah menghitung-hitung pemberiannya (baik yang berupa kebaikan, pertolongan, sedekahdan lain-lain) kepada orang yang menerimanya, atau menceritakan pemberian itu kepada orang lain yang si penerima tidak suka orang itu mengetahuinya. Ada juga yang mengatakan, al manna adalah seseorang (yang telah bersedekah) melihat dirinya memiliki keistimewaan melebihi orang yang menerima sedekah karena dia telah berbuat baik kepadanya. Oleh karena itu tidak pantas orang yang bersedekah meminta doa darinya atau mengharapkannya, karena bisa jadi itu adalah balasan perbuatan baiknya sehingga pahalanya gugur”. [az-Zawâjir ‘an Iqtirâfil Kabâir, hlm. 312]

Ibnu Hajar rahimahullah juga mengatakan,

وَالْأَذَى هُوَ أَنْ يَنْهَرَهُ أَوْ يُعَيِّرَهُ أَوْ يَشْتُمَهُ، فَهَذَا كَالْمَنِّ مُسْقِطٌ لِثَوَابِهِ وَأَجْرِهِ كَمَا أَخْبَرَ اللَّهُ – تَعَالَى –

“Sedangkan al adza (gangguan) adalah orang yang bersedekah membentak orang yang menerima sedekah, atau menghinanya, atau mencelanya. Maka ini seperti al mann, menggugurkan pahala dan balasan sedekah sebagaimana telah diberitakan oleh Allâh Azza wa Jalla ”. [az-Zawâjir ‘an Iqtirâfil Kabâir, hlm. 312]

Al-Qurthubiy rahimahullah (wafat th 671 H) berkata di dalam tafsirnya,

الْمَنُّ: ذِكْرُ النِّعْمَةِ عَلَى مَعْنَى التَّعْدِيدِ لَهَا وَالتَّقْرِيعِ بِهَا، مِثْلَ أَنْ يَقُولَ: قَدْ أَحْسَنْتُ إِلَيْكَ وَنَعَشْتُكَ وَشِبْهَهُ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ: الْمَنُّ: التَّحَدُّثُ بِمَا أَعْطَى حَتَّى يَبْلُغَ ذَلِكَ الْمُعْطَى فَيُؤْذِيَهُ. وَالْمَنُّ مِنَ الْكَبَائِرِ

“Al-Mann adalah menyebut nikmat dengan maksud menghitung-hitung nikmat (kebaikan; pertolongan; sedekah; dll) dan menyalahkan dengannya (kepada orang yang menerimanya). Seperti mengatakan, “Aku telah berbuat baik kepadamu”, “Aku telah menolongmu”, dan semacamnya. Sebagian ulama berkata: mann adalah: menceritakan pemberiannya sehingga berita itu sampai kepada si penerima sehingga mengganggunya. Dan manna termasuk dosa besar”.[Tafsîr al-Qurthubiy, 3/308]

MENGUNGKIT SEDEKAH TERMASUK DOSA BESAR

Para Ulama memasukkan perbuatan manna ini ke dalam dosa-dosa besar, seperti al-Qurthubiy di dalam tafsirnya, adz-Dzahabiy di dalam al-Kabair, dan Ibnu Hajar al-Makkiy di dalam az-Zawajir. Bahkan ada ancaman-ancaman khusus dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang perbuatan mengungkit-ungkit sedekah tersebut. Antara lain sebagai berikut:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ» قَالَ: فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَ مِرَارًا، قَالَ أَبُو ذَرٍّ: خَابُوا وَخَسِرُوا، مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: «الْمُسْبِلُ، وَالْمَنَّانُ، وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ»

Dari Abu Dzarr, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau bersabda: “Ada tiga orang, Allâh tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat, Allâh tidak akan melihat mereka, Allâh tidak juga menyucikan (dosa-dosa) mereka, dan mereka akan mendapatkan siksa yang pedih.” Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . membacakan ayat ini tiga kali. Abu Dzarr berkata: “Mereka pasti kecewa dan rugi! Siapakah mereka itu wahai Rasûlallâh?” Rasûlullâh bersabda: “Al-Musbil (orang yang melakukan isbal), Al-Mannan (orang yang suka menyebut-nyebut kebaikannya/pemberiannya), dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah bohong.” [HR Muslim, no. 106]

Bahkan orang yang selalu menyebut-nyebut pemberiannya diancam tidak akan masuk surga, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini:

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ، وَالدَّيُّوثُ، وَثَلَاثَةٌ لَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ: الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمُدْمِنُ عَلَى الْخَمْرِ، وَالْمَنَّانُ بِمَا أَعْطَى “

Dari Salim bin Abdullah (bin Umar), dari bapaknya, dia (Abdullah) berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiga orang yang Allâh ‘Azza wa Jalla tidak akan melihat mereka pada hari kiamat: anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang menyerupai laki-laki, dan dayuuts.

Tiga orang yang tidak akan masuk surga: anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, pecandu khamr (minuman keras), dan orang yang menyebut-nyebut apa yang dia berikan”. 

[HR. An-Nasai, no. 2562; Ahmad, no. 6180; dan lain-lain. Dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui adz-Dzahabi. Dihasankan oleh Syaikh Syu’aib al-Arnauth di dalam Takhrij Musnad Ahmad dan Syaikh al-Albani di dalam Silsilah ash-Shahihah, no. 674, 1397, 3099]

BAHAYA-BAHAYA MENGUNGKIT SEDEKAH

Sebagian Ulama menyimpulkan beberapa bahaya mengungkit-ungkit sedekah, yaitu:

   * Mengurangi pahala atau bahkan membatalkannya.
   * Termasuk akhlak yang buruk.
   * Ancaman keras bagi pelakunya.
   * Menyusahkan dan manyakiti orang lain.
   * Menyebabkan kemurkaan Allâh Azza wa Jalla .
   * Sifat itu menyerupai sifat orang-orang munafik.
   * Pelakunya terhalangi dari kenikmatan melihat wajah Allâh dan diajak bicara oleh-Nya.

[Lihat: Nadhratun Na’im fi Akhlâqir Rasûl al-Karim, 11/5569]

Setelah kita mengetahui hal ini, maka sepantasnya kita bersungguh-sungguh menjaga amal-amal shalih kita dari segala perkara yang bisa menggugurkannya, sehingga kita akan mendapatkan balasannya dengan sempurna di sisi Allâh Azza wa Jalla di Hari Pembalasan. Semoga Allâh Azza wa Jalla  selalu membimbing kita di dalam semua kebaikan dan menjauhkan dari semua keburukan.

;;;;;
Beruntung ! Jika suami mengamalkan nya kepada Istrinya.
Apakah anda belum tau jika anda sebagi suami istiqomah mengamalkan amalan mudah ini, Insya Allah rejeki pasti datang melimpah, uang didompet tak ada, disaku juga kena kanker (kantongkering) tak taunya tiba-tiba dapat arisan, itulah imbalan dari istiqomah mengamalkan amalan ini.

Amalan mudah ini seringkali ditinggalkan dan jarang sekali diamalkan, namun jika Anda istiqomah melakukannya, Insya Allah rejeki pasti datang melimpah.

Kadang saat waktu makan tiba, suami istri makan sendiri-sendiri, bahkan tak jarang malah sambil mainan handphone. Tapi jarang banget yang menyuapi istrinya makan.

Padahal menyuapi istri itu tak semata-mata bernilai sedekah, tapi juga mendatangkan kebahagiaan lho. Seperti hadits dibawah ini;

“Tidak semata-mata seorang suami memberikan nafqah kepada istrinya melainkan itu bernilai sodaqoh. Bahkan seorang suami akan mendapat pahala tinggi apabila ia sampai menyuapi istrinya makan sekalipun dalam kondisi sehat. (HR.Bukhori-Muslim)” Pustaka : Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghozali juz 2 hal 31

Sahabatku yang dirahmati Allah, terutama kaum suami, jangan pernah merasa menyesal atau merugi ketika saudara memberi uang belanja lebih kepada istri, karena semua itu masuk kategori sedekah.

Bahkan jika seorang suami mau menyuapi makanan kepada istrinya sekalipun dalam keadaan sehat maka suami akan mendapatkan pahala luar biasa.

Sahabatku, Pahala kelak di akhirat ini luar biasa sehingga sampai diberikan DP di dunianya, seperti mendapati keluarga bahagia sakinah mawaddah warohmah di dunia, bahkan istri akan semakin sayang kepada suami.

Nah, bahagianya istri ini adalah salah satu kunci datangnya rejeki pada keluarga lho…Rejeki itu bisa datang tak hanya dalam bentuk uang, tapi hubungan yang harmonis, mesra, dan saling menghargai juga bentuk rejeki juga. Yang perlu disyukuri.

Jangan Lukai Hati Istrimu Karena Ia akan Mengurangi Rejekimu

Mungkin saja diantara kamu ada yang pernah mengalami hal ini. Untuk itu bersegeralah saling introspeksi diri dan minta maaf.

Suami yang merupakan imam memiliki kedudukan penting keluarga. Mereka bertugas menjadi pemimpin dan memastikan kebutuhan keluarga tercukupi.

Dengan kedudukan yang krusial ini, tidak jarang suami yang tidak menghargai posisi istri.

Terlebih jika istri tidak bekerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Maka dengan dominasi finansial ini, suami kerap kali melakukan tindakan seenaknya yang dapat melukai hati istri.

Banyak sebagian suami yang hanya menganggap do’a dan restu ibu menjadi sangat penting, ketika ada masalah dalam pekerjaan atau rejeki maka yang selalu dimintai do’a dan menjadi tempat curhat adalah Ibunya. Ia mencoba menyenangkan hati ibu nya karena ia meyakini dengan itu rejekinya menjadi lancar.

TAPI para suami lupa ada seorang wanita lagi yang akan mempengaruhi rejekinya. Ia sangat dekat dengannya. Ia adalah istrinya. Ia kadang lupa menghormati dan menghargai istrinya. Perempuan yang paling berjasa mendidik anak-anaknya. Bahkan tak sedikit para suami yang menganggap remeh istrinya dan kadang menyakitinya.


Padahal menyakiti istri merupakan tindakan yang dapat menutup rezeki. Membahagiakannya menjadi salah satu jalan pembuka pintu rezeki paling lebar untuk keluarga. Lantas bagaimana melukai hati istri bisa buat rezeki seret?

1. Mood Istri yang Buruk Akan Menular
2. Istri Menjadi tidak Bersyukur
3. Suami tidak Dilayani dengan Baik
4. Suami Tidak Didukung
5. Berpengaruh dalam Mendidik Anak

Jadi jangan buat istrimu jengkel dan marah, atau menyakiti hati istrimu, semoga kita dihindarkan dari hal-hal yang buruk, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah.

;;;;;;;;;;
 
Copyright Blog,lathifatun qalbiah 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .