* Macaroon Warna-Warni*
Bahan Kue Macaroon:
; 3 putih telur
; 2 sdm gula kastor atau caster sugar
; 200 gram gula icing atau icing sugar
; 120 gram tepung almond atau almond meal
; Pewarna makanan sesuai selera
; 2 sdm icing sugar untuk taburan
; Bahan Ganache (Olesan):
;.100 gram cokelat putih, potong-potong
;.2 sdm krim kental atau heavy cream
;.1/2 sdt vanila bubuk
;.Cara Membuat Ganache:
Masak cokelat putih bersama krim kental dalam panci di atas api kecil. Aduk-aduk hingga adonan tercampur dan halus.
Letakkan adonan ganache ke dalam mangkuk, tunggu hingga dingin hingga kental dan bisa dioles.
Cara Membuat Macaroon:
Siapkan loyang yang diberi olesan mentega tipis, tutup dengan kertas roti. Sisihkan.
Kocok putih telur dengan kecepatan tinggi hingga lembut berjejak. Tambahkan gula kastor dan kocok terus hingga gula larut. Matikan mixer.
Tambahkan icing sugar dan tepung almond, aduk rata dengan spatula.
Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang lebih kecil. Jika Anda ingin beberapa warna, bagi adonan dalam mangkok yang berbeda lalu beri pewarna makanan, aduk hingga rata.
Masukkan adonan dalam kantong kue bentuk segitiga, lubangi ujungnya.
Semprot adonan di atas loyang berbentuk bulatan-bulatan yang sama. Beri jarak sekitar 2 cm di antara adonan.
Taburkan adonan yang sudah dicetak dengan icing sugar, diamkan selama 15-20 menit.
Panggang adonan dalam over bersuhu 150 derajat celsius selama 20 menit atau hingga matang.
Angkat, dinginkan macaroon.
Oleskan satu bagian macaroon dengan ganache, lalu tutup dengan macaroon berwarna sama.
Macaroon siap disajikan.
Keterangan:
;Gula kastor atau caster sugar adalah jenis gula halus yang memiliki tekstur sangat lembut. Bisa Anda dapatkan di berbagai toko bahan kue.
; Gula icing atau icing sugar adalah gula halus yang dirancang khusus dengan zat anti kepal agar tidak mudah menggumpal. Bisa Anda dapatkan di berbagai toko bahan kue.
; Tepung almond atau almond meal adalah tepung khusus yang dibuat dari almond. Bisa Anda dapatkan di berbagai toko bahan kue.
;;*;;
Label:
Resep Masakan
Doa Mohon Diperbaiki Urusan Dunia Dan Akhirat
“Allahumma ‘ashlihlii diinilladzii huwa ‘ishmatu ‘amrii wa ‘ashlihlii dunyaayallatii fiihaa ma’aasyii wa ‘ashlih aakhiratillatii fiihaa ma’aadii waj’alihayaata dziyaadatanlii fi kulli khairin waj’alil mauta raahatanlii min kulli syarr”
Artinya
“Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku, yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku. Perbaikilah duniaku untukku, yang ia menjadi tempat hidupku. Dan perbaikilah akhiratku, yang ia menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari segala kejahatan. (HR Muslim, Al-Nasa’i, dan Al-Thabarani)”
Doa Mohon Khasiat Kebaikan Dari Al-Qur’an
Allaahummaghfirlii bi al-qur’aani. Allaahummarhamnii bi al-qur’aani. Allaahummahdinii bii al-qur’aani. Allaahummarzuqnii bi al-qur’aani.”
Artinya
“Ya Allah, ampunilah aku dengan Al-Quran. Ya Allah, kasihilah aku dengan Al-Quran. Ya Allah, berilah petunjuk kepadaku dengan Al-Quran. Ya Allah, berilah rezeki kepadaku dengan Al-Quran. (HR Ibn Abi Syaibah)”
Doa Mohon Ampunan Pada Hari Perhitungan
“Rabbanaaghfirlii wa li waalidayya wa lil-mu’miniina yauma yaquumu al-hisaab”
Artinya
“Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakannya perhitungan (Hari Kiamat). (QS Ibraahiim [14]:41)”
Doa Mohon Ampunan Dan Terhindar Dari Kedengkian Terhadap Orang-Orang Beriman
“Rabbanaaghfirlanaa wa li ikhwaaninaa alladziina sabaquunaa bi al-iimaani wa laa taj’al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanuu. Rabbanaa innaka ra’uufun rahiimun.”
Artinya
“Ya Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Hasyr [59]:10)”
Doa Mohon Ampunan Dan Terhindar Dari Siksa Neraka
“Rabbanaa innanaa aamannaa faghfirlanaa dzunuubanaa wa qinaa ‘adzaab al-naar”
Artinya
“Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kai dari azab neraka. (QS Aali ‘Imraan [3]:16)”
Doa Mohon Diringankan Beban Hidup
“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alaa alladziina min qablina. Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaa qatalanaa bihi wa’fu’annaa waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alaa al-qaumi al-kaafiriin.”
Artinya
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat, sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir. (QS Al-Baqarah [2]:286)”
Doa Mohon Dicintai Dan Mencintai Allah SWT
“Allaahumma innii as’aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wa al-’amala alladzii yuballighunii hubbaka. Allaahummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii.”
Artinya
“Ya Allah, aku memohon curahan cinta-Mu dan kecintaan orang-orang yang mencintai-Mu, serta memohon curahan amal yang dapat mengantarkan diriku mencintai-Mu. Ya Allah, jadikanlah kecintaan kepada-Mu lebih tertanam dalam jiwaku melebihi kecintaanku kepada diri sendiri dan keluargaku. (HR Al-Tirmidzi dan Al-Hakim)”
Doa Ketika Kebenaran Didustakan
“Rabbinshurnii bimaa kadzdzabuuni”
Artinya
“Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku. (QS Al-Mu’minuun [23]:26)”
Doa Ketika Mencari Kebenaran
“Allaahumma arinaa al-haqqa haqqan fanattabi’uhu wa arinaa al-baathila baathilan fanajtanibuhu wa laa taj’al dzaalika mutasyaabihan ‘alainaa fanatba’u al-hawaa”
Artinya
“Ya Allah, tampakkanlah kepada kami yang haq itu benar-benar haq, dan berilah kami hidayah untuk mengikutinya. Dan tampakkanlah yang batil itu benar-benar bail, dan berilah kami keinginan untuk menjauhinya. Janganlah Engkau jadikan hal itu samar sehingga kami mengikuti hawa nafsu.
Berdo’a Dengan Menggunakan Do’a Dzun Nun (Do’a Nabi Yunus alaihissalam)
Dari Sa’ad bin Abi Waqash ra., ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Do’a Dzun Nun (Nabi Yunus alaihissalam) ketika berada di dalam perut ikan: ‘Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu min Azh-zhaalimiin’. Jika seorang berdo’a dengannya memohon sesuatu, niscaya Allah akan mengabulkannya’” (HR. Tirmidzi )
Do’a Orang Yang Terbangun Di Malam Hari Dengan Do’a Yang Ma’tsur
Dari Ubadah bin Shamit ra., dari nabi Muhammad SAW, bahwasanya beliau bersabda, “Brangsiapa yang terjaga di malam hari, lalu mengucapkan: ‘Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu, wahuwaa ‘alaa kulli syai’in qadiir, Alhamdulillaah, wasubhanallaah, wa laa ilaaha illallaah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah’ (Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah seluruh kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tidak ada Tuhan selalin Allah, Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Kemudian mengucapkan: ‘Allahummaghfir lii’ (Ya Allah, ampunilah aku). Atau do’a yang lain, niscaya akan dikabulkan do’anya. Jika ia berwudhu’ dan shalat, maka diterimalah shalatnya” (HR. Bukhari, dll)
1. Do’a Sebelum Makan
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.
Artinya
Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)
2. Do’a Sesudah Makan
Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina.
Artinya
Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)
Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.
Artinya
Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
3. Do’a Sebelum Tidur
Bismikallahhumma ahyaa wa bismika amuutu.
Artinya
Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Do’a Sesudah Bangun Tidur
Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru.
Artinya
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)
5. Do’a Terkejut Bangun Dari Tidur
A’uudzu bikalimaatillahit tammaati min ghadhabihi wa min syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuni.
Artinya
Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari kemarahan Allah dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan dari gangguan setan dan dari kehadiran mereka (HR. Abu Daud dan Tir-middzi)
6. Do’a Mimpi Baik
Alhamudlillaahirrabbil ‘alamiin.
Artinya
Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam (HR. Bukhari)
7. Do’a Mimpi Tidak Baik
Allaahumma innii a;uudzu bika min ‘amalisy syaythaani, wa sayyi’aatil ahlaami.
Artinya
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk (HR. Ibn as-Sani)
sumber islam*
Label:
Serba-serbi Islami.
Do'a Orang Tua Kepada Anak ~
Ini adalah pelajaran yang mesti diketahui setiap orang tua (ortu). Doa mereka sungguh ajaib jika itu ditujukan pada anak-anak mereka. Jika ortu ingin anaknya menjadi sholeh dan baik, maka doakanlah mereka karena doa ortu adalah doa yang mudah diijabahi. Namun ingat sebenarnya doa yang dimaksudkan di sini mencakup doa baik dan buruk dari orang tua pada anaknya. Jika ortu mendoakan jelek pada anaknya, maka itu pun akan terkabulkan. Sehingga ortu mesti hati-hati dalam mendoakan anak.
Do'a Orang Tua
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Tidak doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.
Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.
Muhammad bin Isma’il Al Bukhari membawakan dalam kitab Al Adabul Mufrod beberapa riwayat mengenai doa orang tua. Di antara riwayat tersbeut, Abu Hurairah berkata, ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدَيْنِ عَلىَ وَلَدِهِمَا
"Ada tiga jenis doa yang mustajab (terkabul), tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian dan doa kejelekan kedua orang tua kepada anaknya." (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 32. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 24). Hadits ini menunjukkan bahwa doa jelek orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab. Hal itu dibuktikan dalam kisah Juraij berikut ini. Kisah ini menunjukkan bahwa doa jelek ibunya pada Juraij terkabul. Kisah ini dibawakan pula oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod.
Abu Hurairah berkata, ”Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَا تَكَلَّمَ مَوْلُوْدٌ مِنَ النَّاسِ فِي مَهْدٍ إِلاَّ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ [وَسَلَّمَ] وَصَاحِبُ جُرِيْجٍ" قِيْلَ: يَا نَبِيَّ اللهِ! وَمَا صَاحِبُ جُرَيْجٍ؟ قَالَ: "فَإِنَّ جُرَيْجًا كَانَ رَجُلاً رَاهِباً فِي صَوْمَعَةٍ لَهُ، وَكَانَ رَاعِيُ بَقَرٍ يَأْوِي إِلَى أَسْفَلِ صَوْمَعَتِهِ، وَكَانَتْ اِمْرَأَةٌ مِنْ أَهْلِ الْقَرْيَةِ تَخْتَلِفُ إِلَى الرَّاعِي، فَأَتَتْ أُمُّهُ يَوْمًٍا فَقَالَتْ: يَا جُرَيْجُ! وَهُوَ يُصّلِّى، فَقَالَ فِي نَفْسِهِ - وَهُوَ يُصَلِّي - أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ، ثُمَّ صَرَخَتْ بِهِ الثَّانِيَةَ، فَقَالَ فِي نَفْسِهِ: أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ. ثُمَّ صَرَخَتْ بِهِ الثَالِثَةَ فَقَالَ: أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ. فَلَمَّا لَمْ يُجِبْهَا قَالَتْ: لاَ أَمَاتَكَ اللهُ يَا جُرَيْجُ! حَتىَّ تَنْظُرَ فِي وَجْهِ المُوْمِسَاتِ. ثُمَّ انْصَرَفَتْ فَأُتِيَ الْمَلِكُ بِتِلْكَ الْمَرْأَةِ وَلَدَتْ[1]. فَقَالَ: مِمَّنْ؟ قَالَتْ: مِنْ جُرَيْجٍ. قَالَ: أَصَاحِبُ الصَّوْمَعَةِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ. قَالَ: اِهْدَمُوا صَوْمَعَتَهُ وَأْتُوْنِي بِهِ، فَضَرَبُوْا صَوْمَعَتَهُ بِالْفُئُوْسِ، حَتىَّ وَقَعَتْ. فَجَعَلُوْا يَدَهُ إِلَى عُنُقِهِ بِحَبْلٍ؛ ثُمَّ انْطَلَقَ بِهِ، فَمَرَّ بِهِ عَلَى الْمُوْمِسَاتِ، فَرَآهُنَّ فَتَبَسَّمَ، وَهُنَّ يَنْظُرْنَ إِلَيْهِ فِي النَّاسِ. فَقَالَ الْمَلِكُ: مَا تَزْعُمُ هَذِهِ؟ قَالَ: مَا تَزْعُمُ؟ قَالَ: تَزْعُمُ أَنَّ وَلَدَهَا مِنْكَ. قَالَ: أَنْتِ تَزْعَمِيْنَ؟ قَالَتْ: نَعَمْ. قَالَ: أَيْنَ هَذَا الصَّغِيْرُ؟ قَالُوْا: هَذَا فِي حُجْرِهَا، فَأَقْبَلَ عَلَيْهِ. فَقَالَ: مَنْ أَبُوْكَ؟ قَالَ: رَاعِي الْبَقَرِ. قَالَ الْمَلِكُ: أَنَجْعَلُ صَوْمَعَتَكَ مِنْ ذَهَبٍ؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: مِنْ فِضَّةٍ؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: فَمَا نَجْعَلُهَا؟ قَالَ: رَدُّوْهَا كَمَا كَانَتْ. قَالَ: فَمَا الَّذِي تَبَسَّمْتَ؟ قَالَ: أَمْراً عَرَفْتُهُ، أَدْرَكَتْنِى دَعْوَةُ أُمِّي، ثُمَّ أَخْبَرَهُمْ
"Tidak ada bayi yang dapat berbicara dalam buaian kecuali Isa bin Maryam dan Juraij" Lalu ada yang bertanya, ”Wahai Rasulullah siapakah Juraij?". Beliau lalu bersabda, ”Juraij adalah seorang rahib yang berdiam diri pada rumah peribadatannya (yang terletak di dataran tinggi/gunung). Terdapat seorang penggembala yang menggembalakan sapinya di lereng gunung tempat peribadatannya dan seorang wanita dari suatu desa menemui penggembala itu (untuk berbuat mesum dengannya).
(Suatu ketika) datanglah ibu Juraij dan memanggilnya ketika ia sedang melaksanakan shalat, ”Wahai Juraij." Juraij lalu bertanya dalam hatinya, ”Apakah aku harus memenuhi panggilan ibuku atau meneruskan shalatku?" Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya lalu memanggil untuk yang kedua kalinya. Juraij kembali bertanya di dalam hati, ”Ibuku atau shalatku?" Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya memanggil untuk kali ketiga. Juraij bertanya lagi dalam hatinya, ”lbuku atau shalatku?" Rupanya dia tetap mengutamakan shalatnya. Ketika sudah tidak menjawab panggilan, ibunya berkata, "Semoga Allah tidak mewafatkanmu, wahai Juraij sampai wajahmu dipertontonkan di depan para pelacur?"[2] Lalu ibunya pun pergi meninggalkannya.[3]
Wanita yang menemui penggembala tadi dibawa menghadap raja dalam keadaan telah melahirkan seorang anak[4]. Raja itu bertanya kepada wanita tersebut, ”Hasil dari (hubungan dengan) siapa (anak ini)?" "Dari Juraij?", jawab wanita itu. Raja lalu bertanya lagi, "Apakah dia yang tinggal di tempat peribadatan itu?" "Benar", jawab wanita itu. Raja berkata, ”Hancurkan rumah peribadatannya dan bawa dia kemari." Orang-orang lalu menghancurkan tempat peribadatannya dengan kapak sampai rata dan mengikatkan tangannya di lehernya dengan tali lalu membawanya menghadap raja. Di tengah perjalanan Juraij dilewatkan di hadapan para pelacur.[5] Ketika melihatnya Juraij tersenyum dan para pelacur tersebut melihat Juraij yang berada di antara manusia.
Raja lalu bertanya padanya, "Siapa ini menurutmu?". Juraij balik bertanya, "Siapa yang engkau maksud?" Raja berkata, "Dia (wanita tadi) berkata bahwa anaknya adalah hasil hubungan denganmu." Juraij bertanya, "Apakah engkau telah berkata begitu?" "Benar", jawab wanita itu. Juraij lalu bertanya, ”Di mana bayi itu?" Orang-orang lalu menjawab, "(Itu) di pangkuan (ibu)nya." Juraij lalu menemuinya dan bertanya pada bayi itu, ”Siapa ayahmu?" Bayi itu menjawab, "Ayahku si penggembala sapi."
Kontan sang raja berkata, "Apakah perlu kami bangun kembali rumah ibadahmu dengan bahan dari emas." Juraij menjawab, "Tidak perlu". "Ataukah dari perak?" lanjut sang raja. "Jangan", jawab Juraij. "Lalu dari apa kami akan bangun rumah ibadahmu?", tanya sang raja. Juraij menjawab, "Bangunlah seperti semula." Raja lalu bertanya, "Mengapa engkau tersenyum?" Juraij menjawab, "(Saya tertawa) karena suatu perkara yang telah aku ketahui, yaitu terkabulnya do’a ibuku terhadap diriku.” Kemudian Juraij pun memberitahukan hal itu kepada mereka.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 33. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 25). Lihat [Bukhari: 60-Kitab Al Anbiyaa, 48-Bab ”Wadzkur fil kitabi Maryam”. Muslim: 45-Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab, hal. 7-8]
Maka sungguh amat bahaya jika keluar dari lisan orang tua doa jelek pada anaknya sendiri karena doa seperti itu bisa terkabul sebagaimana dapat kita lihat dalam kisah Juraij di atas. Yang terbaik, hendaklah orang tua mendoakan anaknya dalam kebaikan dan moga anaknya menjadi sholeh serta berada di jalan yang lurus. Ketika marah karena kenakalan anaknya, hendaklah amarah tersebut ditahan. Ingatlah sekali lagi bahwa di saat marah lalu keluar doa jelek dari lisan ortu, maka bisa jadi doa jelek itu terwujud.
Hendaklah orang tua mencontoh para nabi dan orang sholeh yang selalu mendoakan kebaikan pada anak keturunannya. Lihatlah contoh Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam di mana beliau berdoa,
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ
“Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35)
Lihatlah sifat ‘ibadurrahman (hamba Allah) yang berdoa,
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)
Moga Allah memperkenankan doa kita sebagai orang tua yang berisi kebaikan kepada anak-anak kita. Moga anak-anak kita berada dalam kebaikan dan terus berada dalam bimbingan Allah di jalan yang lurus. Jika kita sebagai anak, janganlah sampai durhaka pada orang tua. Banyak-banyaklah berbuat baik pada mereka, sehingga kita pun akan didoakan oleh bapak dan ibu kita.
sumber*
Label:
Serba-serbi Islami.
*omelet sayur*
Bahan- Bahan :
- 3 butir telur bebek
- 100 gram jamur merang, belah enam bagian
- 100 gram wortel, serut kasar
- 1/2 buah bawang bombay, iris tipis
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt garam
- 2 sdm margarine
Saus Asam Manis :
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
- 2 sdm saus tomat siap pakai
- 4 sdm sambal botol siap pakai
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm gula pasir
- 1 sdm air jeruk lemon
- 200 ml air
- 1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 3 sdm air
- 2 sdm minyak
Cara membuat :
1. Tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan jamur merang dan wortel. Tumis hingga layu. Angkat
2. Campur telur bebek, daun bawang, merica bubuk, dan garam. Aduk rata
3. Oleskan margarine kepermukaan wajan antilengket. Panaskan dengan api kecil
4. Tuangkan adonan telur, lalu tambahkan tumisan. Tutup wajannya. Masak dengan api kecil hingga matang
5. Saus asam manis : tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan bahan lainnya ( kecuali larutan maizena ), masak hingga mendidih. Masukkan larutan maizena. Aduk hingga meletup-letup. Angkat
6. Sajikan omelet sayuran dengan saus asam manis.
;;**;;
Label:
Resep Masakan
* DAmpak minuman bersoda *
Saat wisata kuliner, kita akan sering menemui soda dalam menu minuman. Minuman soda memang termasuk minuman yang enak untuk dikonsumsi. Segar dan sensasi rasa 'kesemutan' di lidah bisa membuat kita kembali terjaga. Namun kebanyakan mengonsumsi minuman soda juga kurang baik karena bisa mengakibatkan kerusakan pada tubuh. Misalnya penyakit-penyakit berat yang sulit disembuhkan.
Yuk kita lihat penyakit apa saja yang ditimbulkan dari kebanyakan mengonsumsi soda.
1. Asma
Kandungan sodium benzoate di dalam minuman soda disinyalir berhubungan dengan penyakit asma. Jika Anda mengonsumsi soda secara teratur atau dengan intensitas sering, maka bisa jadi Anda akan terkena resiko penyakit ini. Hindari minum soda bila ANda memiliki penyakit asma.
2. Kerusakan Gigi
Setiap kali minum soda, mungkin Anda bisa merasakan sedikit kesat di mulut. Hal ini karena soda mengandung asam dan gula. Terlalu banyak mengonsumsi soda bisa memengaruhi akar gigi dan menyebabkan sakit yang mengharuskan Anda melakukan perawatan lebih lanjut.
3. Sakit Jantung
Hanya minum soda bisa membuat Anda mengalami sakit jantung? Ya, karena soda mengandung sirup fruktosa dengan kadar yang cukup tinggi. Banyak perdebatan mengenai hal ini, namun sebagian besar ahli menyatakan sirup jagung dengan kadar tinggi dapat meningkatkan resiko sakit jantung.
4. Sakit Ginjal
Asam fosfor dalam minuman soda bisa membahayakan ginjal Anda. Karena kandungan tersebut dapat menimbulkan penyakit batu ginjal dan masalah pada saluran kencing. Pastikan Anda lebih banyak minum air putih daripada minum soda agar terhindar dari penyakit semacam ini.
5. Kegemukan
Karena minuman ini termasuk minuman dengan kandungan gula, tentunya bisa menambah ukuran lingkar pinggang Anda. Selain itu bisa menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskuler dan beberapa jenis kanker. Waduh, jauh-jauh deh.
6. Masalah Reproduksi
Soda juga bisa memengaruhi organ reproduksi Anda. Beberapa soda diyakini mengandung BPA atau bisphenyl-A yang terdapat pada lapisan kemasan mereka. Inilah yang dapat menyebabkan kanker dan menyebabkan pubertas dini serat beberapa masalah reproduksi.
7. Osteoporosis
Yang paling terkenal dari dampak minuman bersoda adalah kemampuannya dalam mengurangi daya tahan tulang. Asam fosfor di dalamnya meningkatkan resiko osteoporosis di dalam tubuh. Jadi daripada minum soda, lebih baik minum susu atau jus buah dan air putih.
Sumber
TIPS sehat
Label:
Memo ...memo..info.
* MANFAAT TIDUR SIANG YANG PERLU KITA KETAHUI JUGA LHO..?*
Manfaat tidur siang ternyata cukup berpengaruh bagi kesehatan.Berdasarkan beberapa study yang dilakukan oleh para ahli, mereka berhasil menemukan beberapa manfaat tidur siang salah satunya untuk mengurangi kemungkinan kematian akibat serangan jantung.
Sebuah penelitian yang dilakuka di Yunani juga menunjukkan bahwa tidur siang kurang lebih selama setengah jam, dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 37% jika dilakukan minilmal 3 kali seminggu. Selain itu penelitian lain juga mengemukanan ternyata manfaat tidur siang baik untuk kesehatan mental seseorang.
Manfaat Tidur Siang Untuk Kesehatan
Meningkatkan Kewaspadaan Saat Anda merasa mengantuk, maka Anda tidak bisa melakukan dengan semestinya. Oleh karena itu luangkanlah sedikit waktu untuk tidur siang baru kemudian melanjutkan pekerjaan. Sebuah penelitian berhasil mengungkap jika tidur siang 20 menit lebih efektif daripada mengkonsumsi 200 mg kafein, manfaat tidur siang Img Src : Google
Meningkatkan Kerja Memori
Kelelahan yang diakibatkan otak menampung informasi yang berlebihan dapat mengganggu daya konsentrasi anda. Jika anda berfikir untuk tidak tidur siang karena memiliki terlalu banyak tugas yang harus dilakukan, maka asumsi anda salah. Karena sebuah penelitian telah menunjukkan tidur siang setidaknya 30 menit dapat meningkatkan daya ingat Anda karena otak kembali fresh.
Meningkatkan Kreatifitas
Menurut seorang ilmuwan terkemuka yang bernama Sara C. Mednick, tidur siang dapat meningkatkan persepsi sensorik Anda.Namun hal ini justru tidak terjadi saat anda tidur di malam hari.
Manfaat Tidur Siang Walau Cuma Sebentar
Meningkatkan kesehatan.
Setiap orang normal membutuhkan tidur setidaknya 8 jam sehari. Kurang tidur dapat menyebabkan meningkatnya hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol adalah hormon yang dikenal sebagai hormon pemicu stres, dengan tidur siang diharapkan hormon horsitol dapat berkurang dan anda dapat kembali beraktifitas.
Meningkatkan Mood
Kadar neurotransmitter serotonin yang kita peroleh saat tidur siang dapat membuat suasana hati menjadi tenang dan menghilangkan rasa cemas yang berlebihan. Menurut Mednick salah seorang ahli kesehatan, tidur siang dapat menciptakan pandangan yang lebih positif dan menenagkan pikiran anda.. Itulah deretan manfaat tidur siang bagi kesehatan, jika anda sebelumnya menyepelekan tidur siang karena dianggap buang waktu. Semoga dengan membaca artikel ini akan membuat anda sadar akan dahsyatnya manfaat tidur siang.
Sumber manfaat tidur siang:
Label:
Memo ...memo..info.
*cabe rawit 8 Manfaat dan Khasiat Cabe*
Cabe merupakan salah satu bumbu dasar untuk penyedap rasa masakan, umumnya berwarna merah menyala atau hijau tua. Jika cabe dibelah, maka kita akan menemukan tangkai putih di dalamnya yang mengandung zat capsaicin yang seperti minyak dan menyengat sel-sel pengecap lidah. Zai inilah yang mengakibatkan cabe menjadi pedas dan panas di lidah ketika kita mengkonsumsinya. Tapi zat ini jugalah yang membuat orang ketagihan dan kecanduan saat menyantap makanan.
Namun, dibalik sensasi rasa pedasnya terdapat berjuta manfaat dan kandungan gizi yg belum kita ketahui sebelumnya. Selain berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan juga memiliki manfaat lain untuk tubuh.
Contohnya, pada cabe rawit yang rasa pedasnya luar biasa, ternyata mengandung vitamin C dan betakaroten (provitamin A) yang konon dapat mengalahkan kandungan pada buah-buahan seperti mangga, nanas, papaya atau semangka. Bahkan menurut penelitian, kadar mineralnya, terutama kalsium dan fosfor mengungguli ikan segar. Sebetulnya di antara jenis-jenis cabai lainnya, paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi, hingga dua kali lipat.
Sementara kadar betakarotennya pun lebih unggul dibandingkan dengan paprika hijau, 9 kali lebih besar. Sebagian besar kandungan betakaroten paprika terkonsentrasi pada bagian di dekat kulit.
Adapun manfaat cabe yang lainnya yaitu :
1. Penyembuh Luka
Jika jari Anda secara tidak sengaja teriris pada saat memasak, pada umumnya Anda akan mencari obat merah untuk menyembuhkannya. Namun walaupun Anda telah member obat merah pada luka, rasa sakit/nyeri tetap saja berasa kuat.
Alternatif obat merah yang tidak hanya mencegah infeksi tapi juga segera meredakan rasa nyeri dan pendarahan sehingga mempercepat proses penyembuhan adalah cabe merah. Caranya, adalah cabe merah dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus.
Setelah itu ditaburkan pada luka-luka. Bubuk cabai tersebut tidak akan membuat perih luka Anda. Justru sebaliknya, cabe akan menghentikan dengan cepat nyeri dan pendarahan yang ada. Ini disebabkan karena adanya zat capsaicin pada cabe merah yang menghilangkan rasa sakit.
2. Pereda Demam Tinggi
Dibandingkan dengan pengobatan konvensional, mengatasi demam tinggi dengan cabe merupakan solusi alternatif yang mudah, murah dan cepat. Tapi yang dugunakan bukan buah cabenya tapi daunnya.
Caranya, pertama ambil segenggam daun cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok minyak selada dan campurkan kedua bahan ini sampai rata. Setelah itu tempelkan ramuan pada ubun-ubun atau dibalurkan pada seluruh badan.
Selimuti badan penderita dengan selimut yang tebal. Tak berapa lama, badan akan mengeluarkan keringat, sehingga panas badan akan menurun dengan cepat.
3. Meredakan pilek dan hidung tersumbat
Karena cabe mengandung zat capsaicin yang dapat mengencerkan lender, sehingga lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi. Ini berlaku pada sinusitis dan juga batuk berdahak.
4. Mencegah Stroke
Cabe dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin secara rutin darah akan tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancar. Jadi, cabe juga berkhasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis).
5. Meringankan sakit kepala dan nyeri sendi
Pernah dengar kan nasihat kalau pusing, makan yang pedas-pedas? Nasihat itu ada benarnya karena rasa pedas yang ditimbulkan capsaicin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyak rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya perjalanan sinyal ini akan mengurangi rasa sakit yang kita derita.
Selain itu cabe berkhasiat juga untuk meredakan migrain
6. Meningkatkan nafsu makan
Karena capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi bertambah.
7. Menurunkan kadar kolesterol dan sebagai antibiotik alami
8. Memiliki kandungan antioksidan
Yang dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan
Dari semua khasiat tersebut akan kita dapatkan, Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, karena jika tidak justru cabe dapat mengakibatkan sakit perut yang dahsyat bagi pengkonsumsinya.
sumber:
Label:
Memo ...memo..info.
*LARANGAN TIDUR TENGKURAP*
Dari Thakhfah Al-Ghifari -radhiallahu ‘anhu-, salah seorang diantara ashhabush shuffah (para sahabat yang tinggal di Masjid Nabawi) berkata:
“Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatang
iku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Kemudian ia menggerakkanku dengan kakinya, dan berkata: “ Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.”
Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka akupun kemudian bangkit.”
[HR. Al-Bukhari, dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 1187, dishahihkan Al-Albani -Rahimahullah-, no. 905, Ibnu Majah, no. 3723, dan dalam Ahmad, no. 7981, dan At-Tirmidzi, no. 2768 dari hadits Abu Hurairah -radhiallahu ‘anhu-.]
Dalam riwayat Ibnu Majah dengan lafazh:
“Ada apa denganmu sehingga tidur dengan posisi seperti ini (tengkurap), tidur seperti ini adalah tidurnya orang yang dibenci atau dimurkai Allah -Subhanahu wa Ta`ala-.”
Hadits ini jelas merupakan larangan (Makruh) untuk tidur dengan tengkurap. Dan Allah -Subhanahu wa Ta`ala- sangat membencinya, dan setiap perbuatan yang Allah -Subhanahu wa Ta`ala- membencinya maka hendaklah sesuatu itu ditinggalkan. Adapun sebab dibencinya tidur tengkurap ini diterangkan dalam hadits dari Abu Dzar -radhiallahu ‘anhu-, ia berkata:
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di sisiku sementara aku sedang tidur tengkurap, maka beliau kemudian menggerakkan badanku dengan kaki beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bersabda: ‘Wahai Junaidab, sesungguhnya hanyalah tidur seperti ini adalah tidurnya penghuni neraka’.”
[Hr. Ibnu Majah, no. 3724 dan dishahihkan oleh Al-Albani -Rahimahullah-, no 3017]
Dengan hadits ini pula semakin jelas bahwa sebab dibencinya tidur tengkurap adalah karena menyerupai tidurnya para penghuni neraka.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidur terburuk adalah tidur dalam posisi telentang. Posisi ini hanya diperkenankan untuk beristirahat dan bukan untuk tidur. Namun demikian dibandingkan dengan posisi tidur telentang, tidur dengan posisi tengkurap adalah posisi tidur yang paling buruk.” (Zadul Ma’ad 4/219)
Tidur tengkurap dapat membuat syahwat bergejolak. Juga bisa menyebabkan penyakit pernapasan karena ketika seseorang tidur tengkurap, hidungnya akan sangat dekat dengan karpet atau kasur yang padanya banyak terdapat kuman atau debu.
Kali ini kita harus bilang LUAR BIASA pada Baginda Rasul SAW, beliau tidak pernah sekolah kedokteran atau bahkan akses internet waktu itu saja jelas tak ada tapi beliau baginda Rasul sudah sangat paham dan mengerti tentang pola/gaya hidup sehat.
Seperti kita tahu saat tidur tengkurap otomatis otot dada/otot pernafasan kita tidak dapat mengembangkan dada dengan baik/maksimal, sehingga dikhawatirkan aliran oksigen menjadi lebih sedikit dan dapat berakibat menjadi sesak nafas.
Posisi tidur terbaik menurut sains adalah pada sisi kanan tubuh (menghadap ke kanan). Fakta ini telah diuji melalui riset medis modern yang panjang untuk membuktikan kebenaran ajaran Islam yang berkualitas wahyu, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kepada para pengikut beliau untuk tidur berbaring pada sisi badan bagian kanan.
sumber
Label:
Serba-serbi Islami.
*Dari 9 makanan terburuk untuk Dikonsumsi*
Dari 9 Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi
Kami tidak mengatakan, makanan-makanan di bawah ini tidak boleh lagi Anda konsumsi. Tetapi berusahalah menghindari makanan di bawah ini dalam menu Anda, jika Anda ingin mempertahankan nutrisi dan menurunkan berat badan.
1. Pencuci mulut yang digoreng
Pada dasarnya makanan pencuci mulut sudah memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi. Jadi bayangkan betapa buruknya jika dihidangkan dengan cara digoreng. Dan jangan terlena dengan pisang goreng atau nanas goreng mentang-mentang buah. Karena dibuat dengan adonan pembungkus dan sirup, mereka adalah pencuci mulut yang buruk.
2. Makanan yang digoreng dan berlapis keju
Pada dasarnya, semua gorengan buruk bagi kesehatan. Jadi jika kentang goreng dilapisi keju, tentu makanan ini masuk dalam daftar paling buruk untuk dikonsumsi. Keju biasanya mengandung lemak 10 kali lebih bayak dari ikan dan daging putih. Apalagi ditambah karbohidrat goreng.
3. Minuman bersoda
Minuman ringan dan soda buruk bagi kesehatan karena mengandung banyak kalori, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil studi, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerapuhan tulang alias osteoporosis, sakit gigi, dan serangan jantung. Selain itu, minuman-minuman diet juga tidak direkomendasikan karena berpotensi meningkatkan risiko erosi gigi (karena gelembung-gelembung dalam minuman itu bersifat masam).
4. Alcopop berwarna
Alcopop adalah minuman yang mengandung alkohol dengan kadar 4-7 persen. Alcopop mengandung kalori yang tinggi, karena mengandung gula dan alkohol berkalori. Ditambah lagi, minuman itu penuh pewarna dan perasa, yang membuatnya menjadi minuman yang cukup beracun. Panduan yang cukup praktis adalah, semakin cerah warna alcopop, maka semakin buruklah minuman itu untuk dikonsumsi.
5. Makanan cair
Oke, makanan cair memang tidak selalu buruk, namun makanan cair atau minuman makanan pengganti dapat menjauhkan Anda dari mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan pengganti mungkin akan lebih cocok dikonsumsi orang yang sedang sakit, namun jangan biarkan makanan semacam itu menggantikan makanan alami.
6. Daging olahan
Daging olahan punya nama lain “daging misteri”, karena tidak jelas apa yang terkandung di dalamnya. Namun satu hal yang pasti, jika daging olahan itu dikemas dalam kaleng dan jenis dagingnya tidak jelas, maka daging tersebut tidak baik bagi tubuh. Berusahalah untuk menghindari sosis dan salami, karena hasil olahan dengan lemak dan garam.
7. Chicken nugget
Chicken nugget hampir sama dengan sosis, yakni berasal dari daging sisa dicampur dengan tepung. Dan saat nugget-nugget kecil itu digoreng, maka akan meningkatkan levelnya sebagai makanan terburuk untuk dikonsumsi. Sepotong kecil nugget yang digoreng menyerap lebih banyak lemak dari hasil penggorengan itu.
8. Donat
Jika ada satu makanan yang melambangkan makanan junk food abad ke-21, itu adalah donat. Baik dilapisi, diisi, dikilapkan dengan gula dan selai, atau yang polos sekalipun, makanan ini tidak baik bagi tubuh. Bukan hanya sekedar masalah tepung halus dan gula halus, namun makanan ini juga digoreng dalam minyak sulingan. Donat akan mengganggu keseimbangan gula darah Anda, dan dapat mempercepat proses pembakaran, sehingga Anda akan cepat merasa lapar lagi.
9. Sup Kaleng
Sup memang bukan makanan yang buruk dan tidak layak dibandingkan dengan makanan-makanan di atas. Namun jika sudah berbicara mengenai garam dan makanan kemasan, maka tentu saja sup kaleng masuk daftar. Akan jauh lebih baik bila Anda memasak sup sendiri. Bukan kalengan.
sumber ilmu kesehatan
Dari 9 Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi
Kami tidak mengatakan, makanan-makanan di bawah ini tidak boleh lagi Anda konsumsi. Tetapi berusahalah menghindari makanan di bawah ini dalam menu Anda, jika Anda ingin mempertahankan nutrisi dan menurunkan berat badan.
1. Pencuci mulut yang digoreng
Pada dasarnya makanan pencuci mulut sudah memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi. Jadi bayangkan betapa buruknya jika dihidangkan dengan cara digoreng. Dan jangan terlena dengan pisang goreng atau nanas goreng mentang-mentang buah. Karena dibuat dengan adonan pembungkus dan sirup, mereka adalah pencuci mulut yang buruk.
2. Makanan yang digoreng dan berlapis keju
Pada dasarnya, semua gorengan buruk bagi kesehatan. Jadi jika kentang goreng dilapisi keju, tentu makanan ini masuk dalam daftar paling buruk untuk dikonsumsi. Keju biasanya mengandung lemak 10 kali lebih bayak dari ikan dan daging putih. Apalagi ditambah karbohidrat goreng.
3. Minuman bersoda
Minuman ringan dan soda buruk bagi kesehatan karena mengandung banyak kalori, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil studi, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerapuhan tulang alias osteoporosis, sakit gigi, dan serangan jantung. Selain itu, minuman-minuman diet juga tidak direkomendasikan karena berpotensi meningkatkan risiko erosi gigi (karena gelembung-gelembung dalam minuman itu bersifat masam).
4. Alcopop berwarna
Alcopop adalah minuman yang mengandung alkohol dengan kadar 4-7 persen. Alcopop mengandung kalori yang tinggi, karena mengandung gula dan alkohol berkalori. Ditambah lagi, minuman itu penuh pewarna dan perasa, yang membuatnya menjadi minuman yang cukup beracun. Panduan yang cukup praktis adalah, semakin cerah warna alcopop, maka semakin buruklah minuman itu untuk dikonsumsi.
5. Makanan cair
Oke, makanan cair memang tidak selalu buruk, namun makanan cair atau minuman makanan pengganti dapat menjauhkan Anda dari mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan pengganti mungkin akan lebih cocok dikonsumsi orang yang sedang sakit, namun jangan biarkan makanan semacam itu menggantikan makanan alami.
6. Daging olahan
Daging olahan punya nama lain “daging misteri”, karena tidak jelas apa yang terkandung di dalamnya. Namun satu hal yang pasti, jika daging olahan itu dikemas dalam kaleng dan jenis dagingnya tidak jelas, maka daging tersebut tidak baik bagi tubuh. Berusahalah untuk menghindari sosis dan salami, karena hasil olahan dengan lemak dan garam.
7. Chicken nugget
Chicken nugget hampir sama dengan sosis, yakni berasal dari daging sisa dicampur dengan tepung. Dan saat nugget-nugget kecil itu digoreng, maka akan meningkatkan levelnya sebagai makanan terburuk untuk dikonsumsi. Sepotong kecil nugget yang digoreng menyerap lebih banyak lemak dari hasil penggorengan itu.
8. Donat
Jika ada satu makanan yang melambangkan makanan junk food abad ke-21, itu adalah donat. Baik dilapisi, diisi, dikilapkan dengan gula dan selai, atau yang polos sekalipun, makanan ini tidak baik bagi tubuh. Bukan hanya sekedar masalah tepung halus dan gula halus, namun makanan ini juga digoreng dalam minyak sulingan. Donat akan mengganggu keseimbangan gula darah Anda, dan dapat mempercepat proses pembakaran, sehingga Anda akan cepat merasa lapar lagi.
9. Sup Kaleng
Sup memang bukan makanan yang buruk dan tidak layak dibandingkan dengan makanan-makanan di atas. Namun jika sudah berbicara mengenai garam dan makanan kemasan, maka tentu saja sup kaleng masuk daftar. Akan jauh lebih baik bila Anda memasak sup sendiri. Bukan kalengan.
sumber ilmu kesehatan
Label:
Memo ...memo..info.
Kumpulan Doa
Bismillahirrohmanirrohim
1). Doa Setelah Sholat Sunnah Tahajud
Sholat tahajud adalah sholat yang dikerjakan pada waktu tengah malam
antara sholat isya dan sholat shubuh sesudah bangun tidur. Sholat sunnah
tahajud dikerjakan sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya
tidak terbatas (setiap dua rakaat satu salam).
Adapun doa setelah sholat sunnah tahajud adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ
السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ
الْمُلْكُ السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهْنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ
اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالاَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ
وَوَعْدُكَ الّحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالجَنَّةُ حَقٌّ
وَالنِّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقُّ وَمُحَمَّدٌ صَلىَ اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اللَّهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ
وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ
خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِى مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ
وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ الْمُقَدِّمُ وَ اَنْتَ الْمُؤَخِّرُ
لآاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ وَلآاِلَهَ غَيْرُكَ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ
اِلاَّ بِااللهِ.
Artinya: “Ya Allah, ya Tuhanku, hanya bagi Engkau segala puji-pujian,
Engkau penegak langit dan bumi, dan alam semesta serta isinya. Dan
hanya kepada Engkau segala puji-pujian, hanya bagi Engkaulah kerajaan
langit dan bumi, dan yang ada di dalamnya. Dan hanya bagi Engkaulah
segala puji, cahaya langit dan bumi, dan hanya bagi Engkau segala puji.
Engkaulah yang hak, dan janji-Mu adalah benar, dan bertemu dengan Engkau
adalah benar, dan firman-Mu adalah benar, dan syurga itu adalah benar,
dan neraka itu adalah benar, dan nabi-nabi-Mu itu adalah benar, dan nabi
Muhammad saw. adalah benar, dan hari kiamat itu adalah benar. Ya Allah,
ya Tuhanku, hanya bagi Engkau aku Islam, dan dengan Engkau aku beriman,
dan hanya kepada Engkau aku berserah diri, dan kepada Engkau aku
kembali, dan hanya kepada Engkau aku rindu, dan kepada Engkau aku
berhukum, ampunilah aku atas kesalahan (dosa) yang lautan yang akan
datang, dan dari dosa yang samar dan yang nyata. Engkau Tuhan yang
terdahulu dan Tuhan yang terakhir, tidak ada yang disembah kecuali hanya
Engkau. Dan tidak ada daya upaya, dan tidak ada kekuatan kecuali dengan
pertolongan Engkau.”
Bismillahirrohmanirrohim
Kali ini Hikmah Kata akan memposting doa-doa setelah sholat sunnah,
yaitu sholat sunnah Tahajud dan Dhuha. Semoga bermanfaat bagi Anda
semua.
1). Doa Setelah Sholat Sunnah Tahajud
Sholat tahajud adalah sholat yang dikerjakan pada waktu tengah malam
antara sholat isya dan sholat shubuh sesudah bangun tidur. Sholat sunnah
tahajud dikerjakan sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya
tidak terbatas (setiap dua rakaat satu salam).
Adapun doa setelah sholat sunnah tahajud adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ
السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ
الْمُلْكُ السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهْنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ
اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالاَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ
وَوَعْدُكَ الّحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالجَنَّةُ حَقٌّ
وَالنِّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقُّ وَمُحَمَّدٌ صَلىَ اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اللَّهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ
وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ
خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِى مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ
وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ الْمُقَدِّمُ وَ اَنْتَ الْمُؤَخِّرُ
لآاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ وَلآاِلَهَ غَيْرُكَ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ
اِلاَّ بِااللهِ.
Artinya: “Ya Allah, ya Tuhanku, hanya bagi Engkau segala puji-pujian,
Engkau penegak langit dan bumi, dan alam semesta serta isinya. Dan
hanya kepada Engkau segala puji-pujian, hanya bagi Engkaulah kerajaan
langit dan bumi, dan yang ada di dalamnya. Dan hanya bagi Engkaulah
segala puji, cahaya langit dan bumi, dan hanya bagi Engkau segala puji.
Engkaulah yang hak, dan janji-Mu adalah benar, dan bertemu dengan Engkau
adalah benar, dan firman-Mu adalah benar, dan syurga itu adalah benar,
dan neraka itu adalah benar, dan nabi-nabi-Mu itu adalah benar, dan nabi
Muhammad saw. adalah benar, dan hari kiamat itu adalah benar. Ya Allah,
ya Tuhanku, hanya bagi Engkau aku Islam, dan dengan Engkau aku beriman,
dan hanya kepada Engkau aku berserah diri, dan kepada Engkau aku
kembali, dan hanya kepada Engkau aku rindu, dan kepada Engkau aku
berhukum, ampunilah aku atas kesalahan (dosa) yang lautan yang akan
datang, dan dari dosa yang samar dan yang nyata. Engkau Tuhan yang
terdahulu dan Tuhan yang terakhir, tidak ada yang disembah kecuali hanya
Engkau. Dan tidak ada daya upaya, dan tidak ada kekuatan kecuali dengan
pertolongan Engkau.”
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبِّى لآاِلَهَ
اِلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِى وَاَنَا عَبْدُكَ وَاَنَا عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ
مَااسْتَطَعْتُ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ. اَبُوْءُلَكَ
بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَاَبُوْءُ بِذَنْبِى فَاِنَّهُ لاَيَغْفِرُ
الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ
Artinya: “Aku mohon perlindungan-Mu serta janji-Mu apa yang dapat aku
lakukan, aku mengakui kenikmatan yang telah Engkau limpahkan kepadaku,
dan aku mengakui akan dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku maka
sesungguhnya tidak ada yang memberi pengampunan kecuali Engkau.”
2). Doa Setelah Sholat Sunnah Dhuha
Sholat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan (dikerjakan) pada waktu
dhuha atau waktu pagi hari yang sudah agak meninggi sampai sebelum
datangnya waktu sholat zuhur (antara pukul 07.00 s.d. 10.00 WIB). Jumlah
bilangan rakaat sholat dhuha minimal dua rakaat dan maksimal dua belas
rakaat dan dikerjakan setiap dua rakaat satu salam.
Adapun doa setelah sholat sunnah dhuha adalah sebagai berikut:
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ
وَالبَهَاءَبَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ
وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ
رِزْقِى فِى السَّمآءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى الاَرْضِ فَاخْرِجْهُ
وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ
وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَآءِكَ وَبَهَاءِكَ
وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِى مَاآتَيْتَ عِبَادَكَ
الصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu
dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu,
kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Wahai
Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah,
apabila berada di bumi maka keluarkanlah, apabila sukar maka
mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka
dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku)
datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang
sholeh.”Kemudian membaca istighfar (mohon ampun) sebagai berikut:
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبِّى لآاِلَهَ
اِلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِى وَاَنَا عَبْدُكَ وَاَنَا عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ
مَااسْتَطَعْتُ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ. اَبُوْءُلَكَ
بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَاَبُوْءُ بِذَنْبِى فَاِنَّهُ لاَيَغْفِرُ
الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ
Artinya: “Aku mohon perlindungan-Mu serta janji-Mu apa yang dapat aku
lakukan, aku mengakui kenikmatan yang telah Engkau limpahkan kepadaku,
dan aku mengakui akan dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku maka
sesungguhnya tidak ada yang memberi pengampunan kecuali Engkau.”
2). Doa Setelah Sholat Sunnah Dhuha
Sholat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan (dikerjakan) pada waktu
dhuha atau waktu pagi hari yang sudah agak meninggi sampai sebelum
datangnya waktu sholat zuhur (antara pukul 07.00 s.d. 10.00 WIB). Jumlah
bilangan rakaat sholat dhuha minimal dua rakaat dan maksimal dua belas
rakaat dan dikerjakan setiap dua rakaat satu salam.
Adapun doa setelah sholat sunnah dhuha adalah sebagai berikut:
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ
وَالبَهَاءَبَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ
وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ
رِزْقِى فِى السَّمآءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى الاَرْضِ فَاخْرِجْهُ
وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ
وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَآءِكَ وَبَهَاءِكَ
وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِى مَاآتَيْتَ عِبَادَكَ
الصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu
dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu,
kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Wahai
Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah,
apabila berada di bumi maka keluarkanlah, apabila sukar maka
mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka
dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku)
datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang
sholeh.”
AIR MATA TAUBAT
Kukatakan pada diriku...
DOSA DEMI DOSA KAMU JALANI
NAMUN KAMU HARAPKAN PAHALA DAN KEMULIAAN TAMAN SURGAWI
SEDANG KAMU LUPA…,
BAHWA ALLAH MENGELUARKAN ADAM DARI SURGANYA
TURUN KEDUNIA FANA, HANYA KARENA SATU DOSA…....
Dosa- dosa hanya membuat hati gelisah dan sedih
Orang yang hatinya dipenuhi keimanan tidak akan pernah merasakan kelezatan dan kebahagiaan dengan sempurna selamanya dalam perbuatan maksiat.
Saat melakukan maksiat kegelisahan memenuhi hatinya.
Tetapi manisnya hawa nafsu menutupi perasaan itu.
Siapa saja hatinya tidak lagi merasa gelisah ketika berbuat maksiat
Koreksilah kadar keimanannya
Saatnya meratapi kematian hatinya "Inna lillahi wainna ilaihi raaji'uun"
"JIKA SUATU KAUM TIDAK MENGHIRAUKAN HAK-HAK ALLAH , MAKA ALLAH AKAN MENGUTUS KEPADA MEREKA ORANG YANG MENGHINAKAN DAN MENGGANGGAP REMEH MEREKA " (Hudzaifah ibnul yamani)
"BARANGSIAPA MENINGGALKAN AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR KARENA TAKUT KEPADA SESAMA MAKHLUK MAKA AKAN DICABUT WIBAWA KETAATAN DARIPADANYA “
Seperti mata rantai yang saling mengokohkan satu sama lain. Mengikuti satu dosa / maksiat akan diikuti oleh dosa- dosa lainnya.
Wahai hamba Allah yang berdosa dimasa lalu kemudian sadar
Jadilah orang baik pada sisa umurmu.
Niscaya kamu akan mendapat balasan kamar- kamar di surga
Perbaikilah usia yang tersisa , niscaya akan diampuni dosamu yang telah lewat (ahmad bin ashim Al- antaki).
Ibarat kupu-kupu yang memasuki kobaran api hingga terbakar, begitu juga engkau sengaja lemparkan dirimu ke api maksiat hingga membakar amal-amalmu.
Padahal Allah telah berfirman :"HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, PELIHARALAH DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA YANG BAHAN BAKARNYA MANUSIA DAN BATU, PENJAGANYA MALAIKAT -MALAIKAT YANG KASAR, KERAS , YANG TIDAK MENDURHAKAI ALLAH TERHADAP APA YANG DIPERINTAHKANNYA KEPADA MEREKA DAN SELALU MENGERJAKAN APA YANG DIPERINTAHKAN" (Qs At-thahrim :6)
"BARANGSIAPA YANG ALLAH MENGHENDAKI KESESATANNYA, MAKA SEKALI- KALI KAMI TIDAK AKAN MAMPU MENOLAK SESUATUPUN (YANG DATANG) DARI ALLAH (Qs Al- maidah : 41)
Kukatakan pada diriku..
Apa yang membuatmu lari pada kehinaan?
Apa yang membuatmu tinggal didalamnya?
Betapa sering engkau menghinakan dirimu?
Melemparkannya ke negeri kesusahan
Menjerumuskannya kedalam maksiat dan kesalahan..
Wahai hamba Allah alangkah seringnya engkau pelihara tubuhmu dan engkau mengkhawatirkannya
Lalu kenapa engkau tidak bersikap sama dalam agamamu?
Kenapa engkau tidak memeliharanya seperti memelihara tubuhmu?
Kenapa engkau tidak menjauhkannya dari racun maksiat dan kejahatan?
Barangsiapa berkhianat terhadap Allah dari titah-titahnya , maka kedudukannya di sisi Allah Hina.
"DAN JANGANLAH KAMU MENDEKATI PERBUATAN-PERBUATAN YANG KEJI, BAIK YANG TAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI (Qs Al-an'am : 151)
Ketahuilah... maksiat mengotori agama seorang mukmin, melemahkan dan mengurangi kadarnya.
AKU TIDAK KHAWATIR DENGAN KEHIDUPAN DUNIAKU, TETAPI AKU SANGAT KHAWATIR DAN CEMAS TERHADAP KEHIDUPAN AKHIRATKU...
"JANGAN ENGKAU TANYAKAN BERAPA BESAR PAHALA IBADAH YANG ENGKAU LAKUKAN, TAPI TANYAKANLAH APAKAH YANG MENGHANCURKAN PAHALA IBADAHMU ITU"
* Bila aku melakukan suatu kebaikan dan seseorang memujiku, bila ketika itu timbul rasa senang (walau sedikit) maka rusaklah amalanku karena berubah jadi riya
* Bila aku berhenti melakukan suatu kebaikan karena malu dilihat orang maka rusaklah amalanku karena berubah menjadi musryk
* Ketika aku tidak ikut membicarakan orang lain, tapi aku mendengarkan orang yang sedang membicarakan orang lain maka rusaklah amalanku karena itu sama saja dengan ghibah
* Ketika aku terpaksa berbohong karena takut terhadap penilaian jelek orang terhadapku maka rusaklah amalanku karena aku berubah jadi munafik
*Ketika aku melakukan banyak amal ibadah (menurutku) tapi mataku masih saja melihat hal yang dilarang ( foto2 dan gambar porno) karena ku anggap sebagai karya seni maka rusaklah amalanku karena itu penglihatan yang diharamkan
* Ketika aku melakukan banyak amal shaleh , sementara aku tidak sengaja menyakiti banyak hati orang maka habislah amalanku karena diakhirat kelak dia akan menuntut haknya.
* Ketika aku melakukan banyak canda tawa dan bicara tak berguna karena takut di bilang "Ga gaul", sedangkan aku tidak bisa mempertanggungjawabkannya, kelak kata-kata itu akan membakar tubuhku di hari kiamat.
* Ketika akau memutuskan tali silaturahmi secara diam- diam karena sakit hati dan terluka, saat itu aku telah menutup satu pintu surga dan membuka satu pintu neraka.
Bagaimana aku bisa tenang?
bagaimana aku bisa tertawa bebas?
Bagaimana aku tidak cemas menghadapi masa depan…
BILA AKU TIDAK TAHU BAGAIMANA NASIBKU KELAK :
1. Aku ini pasti akan mati, Namun aku belum tahu apakah aku mati nanti dengan HUSNUL KHATIMAH atau SUU'UL KHATIMAH (akhir hidup yang baik atau buruk)?
2. Aku nanti ( dipadang Makhsyar) akan mempertanggungjawabkan amal- amal perbuatan ku selama hidup didunia ini. Apakah amalan- amalan ku ini diterima atau ditolak Allah?
3. Dosa- dosaku sangat banyak sekali, aku berusaha bertaubat kepada Allah . Namun aku sangat cemas, apakah taubatku diterima Allah atau ditolak?
4. Nanti di akhirat semua orang akan menerima catatan amalnya, sebagian orang menerima nya dari sisi kanan dan sebagian lagi dari sisi kiri, aku cemas dari sisi mana aku akan menerima catatan amalku nanti?
5. Akhirnya semua manusia akan terbagi dalam dua tempat, sebagian berada disurga yang penuh nikmat dan kebahagian dan sebagian nya lagi berada di neraka yang penuh siksa dan penderitaan. Kemana nanti akhirnya aku kan ditempatkan?
AKU TIDAK BISA MENJAWAB PERTANYAAN- PERTANYAAN ITU....,
Apakah anda bisa ?...
Kalau ternyata tidak ada yang sanggup memberikan kepastian , maka aku hanya akan menyerahkan CINTA ABADI KU kepada yang menguasai semua persoalan tersebut, ALLAH YANG MAHA KUASA, ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI, dan ALLAH YANG MAHA BESAR KASIH SAYANG-NYA.
YA ALLAH... Tuhanku, sungguh dosa-dosaku hari ini dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya
Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)
***
Rasulullah SAW bersabda :
"SHAHIBUL SYIMAAL (MALAIKAT ATID) akan mengangkat pena-nya ( menunggu) selama 6 jam , ketika seorang hamba muslim melakukan kesalahan , jika dia menyesal dan membaca Istighfar atas doanya , maka malaikat menggugurkan, jika tidak demikian maka akan di tulis... sebagai satu kesalahan (Ibid , hadis Hasan , no 2097)
(Referensi : dari berbagai sumber)
Wallahu a’lam bisshawwab
DOSA DEMI DOSA KAMU JALANI
NAMUN KAMU HARAPKAN PAHALA DAN KEMULIAAN TAMAN SURGAWI
SEDANG KAMU LUPA…,
BAHWA ALLAH MENGELUARKAN ADAM DARI SURGANYA
TURUN KEDUNIA FANA, HANYA KARENA SATU DOSA…....
Dosa- dosa hanya membuat hati gelisah dan sedih
Orang yang hatinya dipenuhi keimanan tidak akan pernah merasakan kelezatan dan kebahagiaan dengan sempurna selamanya dalam perbuatan maksiat.
Saat melakukan maksiat kegelisahan memenuhi hatinya.
Tetapi manisnya hawa nafsu menutupi perasaan itu.
Siapa saja hatinya tidak lagi merasa gelisah ketika berbuat maksiat
Koreksilah kadar keimanannya
Saatnya meratapi kematian hatinya "Inna lillahi wainna ilaihi raaji'uun"
"JIKA SUATU KAUM TIDAK MENGHIRAUKAN HAK-HAK ALLAH , MAKA ALLAH AKAN MENGUTUS KEPADA MEREKA ORANG YANG MENGHINAKAN DAN MENGGANGGAP REMEH MEREKA " (Hudzaifah ibnul yamani)
"BARANGSIAPA MENINGGALKAN AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR KARENA TAKUT KEPADA SESAMA MAKHLUK MAKA AKAN DICABUT WIBAWA KETAATAN DARIPADANYA “
Seperti mata rantai yang saling mengokohkan satu sama lain. Mengikuti satu dosa / maksiat akan diikuti oleh dosa- dosa lainnya.
Wahai hamba Allah yang berdosa dimasa lalu kemudian sadar
Jadilah orang baik pada sisa umurmu.
Niscaya kamu akan mendapat balasan kamar- kamar di surga
Perbaikilah usia yang tersisa , niscaya akan diampuni dosamu yang telah lewat (ahmad bin ashim Al- antaki).
Ibarat kupu-kupu yang memasuki kobaran api hingga terbakar, begitu juga engkau sengaja lemparkan dirimu ke api maksiat hingga membakar amal-amalmu.
Padahal Allah telah berfirman :"HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, PELIHARALAH DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA YANG BAHAN BAKARNYA MANUSIA DAN BATU, PENJAGANYA MALAIKAT -MALAIKAT YANG KASAR, KERAS , YANG TIDAK MENDURHAKAI ALLAH TERHADAP APA YANG DIPERINTAHKANNYA KEPADA MEREKA DAN SELALU MENGERJAKAN APA YANG DIPERINTAHKAN" (Qs At-thahrim :6)
"BARANGSIAPA YANG ALLAH MENGHENDAKI KESESATANNYA, MAKA SEKALI- KALI KAMI TIDAK AKAN MAMPU MENOLAK SESUATUPUN (YANG DATANG) DARI ALLAH (Qs Al- maidah : 41)
Kukatakan pada diriku..
Apa yang membuatmu lari pada kehinaan?
Apa yang membuatmu tinggal didalamnya?
Betapa sering engkau menghinakan dirimu?
Melemparkannya ke negeri kesusahan
Menjerumuskannya kedalam maksiat dan kesalahan..
Wahai hamba Allah alangkah seringnya engkau pelihara tubuhmu dan engkau mengkhawatirkannya
Lalu kenapa engkau tidak bersikap sama dalam agamamu?
Kenapa engkau tidak memeliharanya seperti memelihara tubuhmu?
Kenapa engkau tidak menjauhkannya dari racun maksiat dan kejahatan?
Barangsiapa berkhianat terhadap Allah dari titah-titahnya , maka kedudukannya di sisi Allah Hina.
"DAN JANGANLAH KAMU MENDEKATI PERBUATAN-PERBUATAN YANG KEJI, BAIK YANG TAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI (Qs Al-an'am : 151)
Ketahuilah... maksiat mengotori agama seorang mukmin, melemahkan dan mengurangi kadarnya.
AKU TIDAK KHAWATIR DENGAN KEHIDUPAN DUNIAKU, TETAPI AKU SANGAT KHAWATIR DAN CEMAS TERHADAP KEHIDUPAN AKHIRATKU...
"JANGAN ENGKAU TANYAKAN BERAPA BESAR PAHALA IBADAH YANG ENGKAU LAKUKAN, TAPI TANYAKANLAH APAKAH YANG MENGHANCURKAN PAHALA IBADAHMU ITU"
* Bila aku melakukan suatu kebaikan dan seseorang memujiku, bila ketika itu timbul rasa senang (walau sedikit) maka rusaklah amalanku karena berubah jadi riya
* Bila aku berhenti melakukan suatu kebaikan karena malu dilihat orang maka rusaklah amalanku karena berubah menjadi musryk
* Ketika aku tidak ikut membicarakan orang lain, tapi aku mendengarkan orang yang sedang membicarakan orang lain maka rusaklah amalanku karena itu sama saja dengan ghibah
* Ketika aku terpaksa berbohong karena takut terhadap penilaian jelek orang terhadapku maka rusaklah amalanku karena aku berubah jadi munafik
*Ketika aku melakukan banyak amal ibadah (menurutku) tapi mataku masih saja melihat hal yang dilarang ( foto2 dan gambar porno) karena ku anggap sebagai karya seni maka rusaklah amalanku karena itu penglihatan yang diharamkan
* Ketika aku melakukan banyak amal shaleh , sementara aku tidak sengaja menyakiti banyak hati orang maka habislah amalanku karena diakhirat kelak dia akan menuntut haknya.
* Ketika aku melakukan banyak canda tawa dan bicara tak berguna karena takut di bilang "Ga gaul", sedangkan aku tidak bisa mempertanggungjawabkannya, kelak kata-kata itu akan membakar tubuhku di hari kiamat.
* Ketika akau memutuskan tali silaturahmi secara diam- diam karena sakit hati dan terluka, saat itu aku telah menutup satu pintu surga dan membuka satu pintu neraka.
Bagaimana aku bisa tenang?
bagaimana aku bisa tertawa bebas?
Bagaimana aku tidak cemas menghadapi masa depan…
BILA AKU TIDAK TAHU BAGAIMANA NASIBKU KELAK :
1. Aku ini pasti akan mati, Namun aku belum tahu apakah aku mati nanti dengan HUSNUL KHATIMAH atau SUU'UL KHATIMAH (akhir hidup yang baik atau buruk)?
2. Aku nanti ( dipadang Makhsyar) akan mempertanggungjawabkan amal- amal perbuatan ku selama hidup didunia ini. Apakah amalan- amalan ku ini diterima atau ditolak Allah?
3. Dosa- dosaku sangat banyak sekali, aku berusaha bertaubat kepada Allah . Namun aku sangat cemas, apakah taubatku diterima Allah atau ditolak?
4. Nanti di akhirat semua orang akan menerima catatan amalnya, sebagian orang menerima nya dari sisi kanan dan sebagian lagi dari sisi kiri, aku cemas dari sisi mana aku akan menerima catatan amalku nanti?
5. Akhirnya semua manusia akan terbagi dalam dua tempat, sebagian berada disurga yang penuh nikmat dan kebahagian dan sebagian nya lagi berada di neraka yang penuh siksa dan penderitaan. Kemana nanti akhirnya aku kan ditempatkan?
AKU TIDAK BISA MENJAWAB PERTANYAAN- PERTANYAAN ITU....,
Apakah anda bisa ?...
Kalau ternyata tidak ada yang sanggup memberikan kepastian , maka aku hanya akan menyerahkan CINTA ABADI KU kepada yang menguasai semua persoalan tersebut, ALLAH YANG MAHA KUASA, ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI, dan ALLAH YANG MAHA BESAR KASIH SAYANG-NYA.
YA ALLAH... Tuhanku, sungguh dosa-dosaku hari ini dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya
Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)
***
Rasulullah SAW bersabda :
"SHAHIBUL SYIMAAL (MALAIKAT ATID) akan mengangkat pena-nya ( menunggu) selama 6 jam , ketika seorang hamba muslim melakukan kesalahan , jika dia menyesal dan membaca Istighfar atas doanya , maka malaikat menggugurkan, jika tidak demikian maka akan di tulis... sebagai satu kesalahan (Ibid , hadis Hasan , no 2097)
(Referensi : dari berbagai sumber)
Wallahu a’lam bisshawwab
Jangan Tinggalkan Kami Ya Rabbi
Wahai Tuhanku, Ya Ilahi ...
Yang menancapkan untukku tanaman zikir,
Yang mengalirkan sungai-sungai munajat,
Dan membuatkan untukku hari-hari raya dalam pertemuan manusia,
Serta mendirikan untukku dikalangan mereka pasar ketaqwaan!
Aku datang dengan sengaja kepadaMU
dengan hati yang penuh harapan kepadaMU
dan dengan lisan basah karena berdoa kepadaMU.
Hatiku telah penuh dengan dosa-dosa yang sangat kusesali,
Jika Engkau memberiku , aku terima
Jika Engkau tidak memberiku, aku rela
Jika Engkau Tinggalkan aku, aku berdoa
Dan jika Engkau menyeruku aku sambut seruanMU
wahai Ilahi...
Berikanlah kepadaku apa yang aku inginkan
Akan tetapi bila Engkau tidak memberikan padaku apa yang aku inginkan
Sabarkanlah diriku terhadap apa yang Engkau kehendaki
Dan berikanlah kepada kami Yang terbaik menurut MU
Karena sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa yang tersembunyi
Ya Ilahi...
Jika dosa-dosa ini sangat besar karena melanggar laranganMU
Maka ia akan mengecil karena pemaafan dari MU
Ya Tuhan-ku sesungguhnya jika Engkau mencintaiku
Tentu Engkau akan mengampuni kesalahan-kesalahanku
Dan jika Engkau memurkaiku
Tentu Engkau tidak akan menerima kebaikan –kebaikanku
Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan,
Jadikanlah kepedihan ini awal kebahagiaan,
Dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram.
Ya Allah, dinginkan panasnya Qalbu ini dengan salju keyakinan,
Dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini
rasa kantuk dari-Mu yang menentramkan.
Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian.
Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata.
Wahai Rabb, tunjukkanlah pada pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu.
Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus.
Dan tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu,
merapat kepada hidayah-Mu.
Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang,
Dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secerah sinar kebenaran.
Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala tentara-Mu.
Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka,
Dan usirlah kegundahan dari jiwa kami semua.
YA Allah Ya Tuhan-Ku
Jika bukan padaMU , kami memohon
Pada siapa lagi kami akan bergantung
Jika bukan karena ampunan dari MU
Siapa lagi yang dapat menyelamatkan kami kelak
Ketika wajah-wajah ketakutan menemuiMU
Ketika mata-mata terbelalak menghadapi keadilanMU
Ya Rabb jangan biarkan jiwa-jiwa yang haus siraman KasihMU
Tersesat dalam hinanya kemaksiatan
Jangan biarkan jiwa-jiwa lemah ini
Terpuruk dan tenggelam dalam lembah dosa
Jangan biarkan hati-hati yang gersang ini
Semakin kering dengan jauhnya rahmat dari MU
Ya Rabbi Rahmatilah kami semuanya
Jadikanlah kami orang-orang yang mendapatkan ampunanMu
Dan muliakanlah kami dengan ketaqwaaan ...
Ya Allah...Ya Rabbi pindahkanlah kami dari hinanya kemaksiatan
Kepada kemuliaan Taat....
Rabb...
Jika ada kata-kata lebih dari sekedar permohonan..
Jika ada kata-kata lebih dari sekedar pertobatan...
Pasti ku akan menyebutnya untuk-MU Ya Allah...
Ya Allah Ya Tuhanku...
Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih...
Sungguh...
Jika bukan Engkau yang kutuju...
Dan jika bukan Engkau yang mengabulkan do'aku..
Maka siapa lagi yang dapat mengabulkannya selain Engkau
Maka kabulkanlah Ya Allah..do'aku untuk kami semuanya...
Aamiin Ya Allah..Aamiin Ya Rabbal alamiin...
(Referensi : dari berbagai sumber)
Wallahu a’lam bisshawwab
99-Nama-Allah
Nama orang
tentang Asmaul Husna:
“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai Asmaul Husna (nama-nama yang baik).” – (Al-Quran, Surah Thaa-Haa : 8)
Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu” – (Al-Quran.Surah Al Israa’: 110)
Dari Abu Huraira R.A.: Nabi saw. bersabda: “Allah itu memiliki sembilan puluh sembilan nama yang bagus. Barang siapa yang mampu menghafalnya, maka dia akan masuk syurga. Sesungguhnya Allah itu ganjil [esa] dan Dia menyukai [bilangan] yang ganjil.” – Sahih Bukhari
Asmaul Husna
No.
Nama
Arab
Maksud
1
al-Rahman
الرحمن
Maha Pengasih
2
al-Rahim
الرحيم
Maha Penyayang
3
al-Malik
الملك
Maha Merajai/Memerintah
4
al-Quddus
القدوس
Maha Suci
5
al-Salam
السلام
Maha Memberi Kesejahteraan
6
al-Mukmin
المؤمن
Yang Memberi Keamanan
7
al-Muhaimin
المهيمن
Maha Pemelihara
8
al-Aziz
العزيز
Maha Gagah
9
al-Jabbar
الجبار
Maha Perkasa
10
al-Mutakabbir
المتكبر
Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11
al-Khaliq
الخالق
Maha Pencipta
12
al-Barik
البارئ
Yang Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13
al-Musawwir
المصور
Yang Membentuk Rupa (makhluknya)
14
al-Ghaffar
الغفار
Maha Pengampun
15
al-Qahhar
القهار
Yang Memaksa
16
al-Wahhab
الوهاب
Maha Pemberi Kurnia
17
al-Razzaq
الرزاق
Maha Pemberi Rejeki
18
al-Fattah
الفتاح
Maha Pembuka Rahmat
19
al-Alim
العليم
Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20
al-Qabid
القابض
Yang Menyempitkan (makhluknya)
21
al-Basit
الباسط
Yang Melapangkan (makhluknya)
22
al-Khafid
الخافض
Yang Merendahkan (makhluknya)
23
al-Rafik
الرافع
Yang Meninggikan (makhluknya)
24
al-Muiz
المعز
Yang Memuliakan (makhluknya)
25
al-Muzil
المذل
Yang Menghinakan (makhluknya)
26
al-Samik
السميع
Maha Mendengar
27
al-Basir
البصير
Maha Melihat
28
al-Hakam
الحكم
Maha Menetapkan
29
al-Adl
العدل
Maha Adil
30
al-Latif
اللطيف
Maha Lembut
31
al-Khabir
الخبير
Maha Mengetahui Rahasia
32
al-Halim
الحليم
Maha Penyantun
33
al-Azim
العظيم
Maha Agung
34
al-Ghafur
الغفور
Maha Pengampun
35
al-Syakur
الشكور
Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36
al-Ali
العلى
Maha Tinggi
37
al-Kabir
الكبير
Maha Besar
38
al-Hafiz
الحفيظ
Maha Menjaga
39
al-Muqit
المقيت
Maha Pemberi Kecukupan
40
al-Hasib
الحسيب
Maha Membuat Perhitungan
41
al-Jalil
الجليل
Maha Mulia
42
al-Karim
الكريم
Maha Pemurah
43
al-Raqib
الرقيب
Maha Mengawasi
44
al-Mujib
المجيب
Maha Mengabulkan
45
al-Wasik
الواسع
Maha Luas
46
al-Hakim
الحكيم
Maka Bijaksana
47
al-Wadud
الودود
Maha Pencinta
48
al-Majid
المجيد
Maha Mulia
49
al-Bais
الباعث
Maha Membangkitkan
50
al-Syahid
الشهيد
Maha Menyaksikan
51
al-Haq
الحق
Maha Benar
52
al-Wakil
الوكيل
Maha Memelihara
53
al-Qawi
القوى
Maha Kuat
54
al-Matin
المتين
Maha Teguh
55
al-Wali
الولى
Maha Melindungi
56
al-Hamid
الحميد
Maha Terpuji
57
al Muhsi
المحصى
Maha Menghitung
58
al-Mubdik
المبدئ
Maha Memulai
59
al-Muid
المعيد
Maha Mengembalikan Kehidupan
60
al-Muhyi
المحيى
Maha Menghidupkan
61
al-Mumit
المميت
Maha Mematikan
62
al-Hai
الحي
Maha Hidup
63
al-Qayyum
القيوم
Maha Mandiri
64
al-Wajid
الواجد
Maha Penemu
65
al-Majid
الماجد
Maha Mulia
66
al-Wahid
الواحد
Maha Esa
67
al-Ahad
الاحد
Maha Esa
68
al-Samad
الصمد
Tempat Meminta
69
al-Qadir
القادر
Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70
al-Muqtadir
المقتدر
Maha Berkuasa
71
al-Muqaddim
المقدم
Maha Mendahulukan
72
al-Muakhir
المؤخر
Maha Mengakhirkan
73
al-Awwal
الأول
Maha Awal
74
al-Akhir
الأخر
Maha Akhir
75
al-Zahir
الظاهر
Maha Nyata
76
al-Batin
الباطن
Maha Ghaib
77
al-Wali
الوالي
Maha Memerintah
78
al-Mutaali
المتعالي
Maha Tinggi
79
al-Bar
البر
Maha Penderma
80
al-Tawwab
التواب
Maha Penerima Taubat
81
al-Muntaqim
المنتقم
Maha Penyiksa
82
al-Afu
العفو
Maha Pemaaf
83
al-Rauf
الرؤوف
Maha Pengasih
84
Malik al-Mulk
مالك الملك
Penguasa Kerajaan (Semesta)
85
Zu al-Jalal wa al-Ikram
ذو الجلال و الإكرام
Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86
al-Muqsit
المقسط
Maha Adil
87
al-Jamik
الجامع
Maha Mengumpulkan
88
al-Ghani
الغنى
Maha Berkecukupan
89
al-Mughni
المغنى
Maha Memberi Kekayaan
90
al-Manik
المانع
Maha Mencegah
91
al-Dar
الضار
Maha Memberi Derita
92
al-Nafik
النافع
Maha Memberi Manfaat
93
al-Nur
النور
Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94
al-Hadi
الهادئ
Maha Pemberi Petunjuk
95
al-Badik
البديع
Maha Pencipta
96
al-Baqi
الباقي
Maha Kekal
97
al-Waris
الوارث
Maha Pewaris
98
al-Rasyid
الرشيد
Maha Pandai
99
al-Sabur
الصبور Maha Sabar
“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai Asmaul Husna (nama-nama yang baik).” – (Al-Quran, Surah Thaa-Haa : 8)
Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu” – (Al-Quran.Surah Al Israa’: 110)
Dari Abu Huraira R.A.: Nabi saw. bersabda: “Allah itu memiliki sembilan puluh sembilan nama yang bagus. Barang siapa yang mampu menghafalnya, maka dia akan masuk syurga. Sesungguhnya Allah itu ganjil [esa] dan Dia menyukai [bilangan] yang ganjil.” – Sahih Bukhari
Asmaul Husna
No.
Nama
Arab
Maksud
1
al-Rahman
الرحمن
Maha Pengasih
2
al-Rahim
الرحيم
Maha Penyayang
3
al-Malik
الملك
Maha Merajai/Memerintah
4
al-Quddus
القدوس
Maha Suci
5
al-Salam
السلام
Maha Memberi Kesejahteraan
6
al-Mukmin
المؤمن
Yang Memberi Keamanan
7
al-Muhaimin
المهيمن
Maha Pemelihara
8
al-Aziz
العزيز
Maha Gagah
9
al-Jabbar
الجبار
Maha Perkasa
10
al-Mutakabbir
المتكبر
Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11
al-Khaliq
الخالق
Maha Pencipta
12
al-Barik
البارئ
Yang Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13
al-Musawwir
المصور
Yang Membentuk Rupa (makhluknya)
14
al-Ghaffar
الغفار
Maha Pengampun
15
al-Qahhar
القهار
Yang Memaksa
16
al-Wahhab
الوهاب
Maha Pemberi Kurnia
17
al-Razzaq
الرزاق
Maha Pemberi Rejeki
18
al-Fattah
الفتاح
Maha Pembuka Rahmat
19
al-Alim
العليم
Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20
al-Qabid
القابض
Yang Menyempitkan (makhluknya)
21
al-Basit
الباسط
Yang Melapangkan (makhluknya)
22
al-Khafid
الخافض
Yang Merendahkan (makhluknya)
23
al-Rafik
الرافع
Yang Meninggikan (makhluknya)
24
al-Muiz
المعز
Yang Memuliakan (makhluknya)
25
al-Muzil
المذل
Yang Menghinakan (makhluknya)
26
al-Samik
السميع
Maha Mendengar
27
al-Basir
البصير
Maha Melihat
28
al-Hakam
الحكم
Maha Menetapkan
29
al-Adl
العدل
Maha Adil
30
al-Latif
اللطيف
Maha Lembut
31
al-Khabir
الخبير
Maha Mengetahui Rahasia
32
al-Halim
الحليم
Maha Penyantun
33
al-Azim
العظيم
Maha Agung
34
al-Ghafur
الغفور
Maha Pengampun
35
al-Syakur
الشكور
Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36
al-Ali
العلى
Maha Tinggi
37
al-Kabir
الكبير
Maha Besar
38
al-Hafiz
الحفيظ
Maha Menjaga
39
al-Muqit
المقيت
Maha Pemberi Kecukupan
40
al-Hasib
الحسيب
Maha Membuat Perhitungan
41
al-Jalil
الجليل
Maha Mulia
42
al-Karim
الكريم
Maha Pemurah
43
al-Raqib
الرقيب
Maha Mengawasi
44
al-Mujib
المجيب
Maha Mengabulkan
45
al-Wasik
الواسع
Maha Luas
46
al-Hakim
الحكيم
Maka Bijaksana
47
al-Wadud
الودود
Maha Pencinta
48
al-Majid
المجيد
Maha Mulia
49
al-Bais
الباعث
Maha Membangkitkan
50
al-Syahid
الشهيد
Maha Menyaksikan
51
al-Haq
الحق
Maha Benar
52
al-Wakil
الوكيل
Maha Memelihara
53
al-Qawi
القوى
Maha Kuat
54
al-Matin
المتين
Maha Teguh
55
al-Wali
الولى
Maha Melindungi
56
al-Hamid
الحميد
Maha Terpuji
57
al Muhsi
المحصى
Maha Menghitung
58
al-Mubdik
المبدئ
Maha Memulai
59
al-Muid
المعيد
Maha Mengembalikan Kehidupan
60
al-Muhyi
المحيى
Maha Menghidupkan
61
al-Mumit
المميت
Maha Mematikan
62
al-Hai
الحي
Maha Hidup
63
al-Qayyum
القيوم
Maha Mandiri
64
al-Wajid
الواجد
Maha Penemu
65
al-Majid
الماجد
Maha Mulia
66
al-Wahid
الواحد
Maha Esa
67
al-Ahad
الاحد
Maha Esa
68
al-Samad
الصمد
Tempat Meminta
69
al-Qadir
القادر
Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70
al-Muqtadir
المقتدر
Maha Berkuasa
71
al-Muqaddim
المقدم
Maha Mendahulukan
72
al-Muakhir
المؤخر
Maha Mengakhirkan
73
al-Awwal
الأول
Maha Awal
74
al-Akhir
الأخر
Maha Akhir
75
al-Zahir
الظاهر
Maha Nyata
76
al-Batin
الباطن
Maha Ghaib
77
al-Wali
الوالي
Maha Memerintah
78
al-Mutaali
المتعالي
Maha Tinggi
79
al-Bar
البر
Maha Penderma
80
al-Tawwab
التواب
Maha Penerima Taubat
81
al-Muntaqim
المنتقم
Maha Penyiksa
82
al-Afu
العفو
Maha Pemaaf
83
al-Rauf
الرؤوف
Maha Pengasih
84
Malik al-Mulk
مالك الملك
Penguasa Kerajaan (Semesta)
85
Zu al-Jalal wa al-Ikram
ذو الجلال و الإكرام
Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86
al-Muqsit
المقسط
Maha Adil
87
al-Jamik
الجامع
Maha Mengumpulkan
88
al-Ghani
الغنى
Maha Berkecukupan
89
al-Mughni
المغنى
Maha Memberi Kekayaan
90
al-Manik
المانع
Maha Mencegah
91
al-Dar
الضار
Maha Memberi Derita
92
al-Nafik
النافع
Maha Memberi Manfaat
93
al-Nur
النور
Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94
al-Hadi
الهادئ
Maha Pemberi Petunjuk
95
al-Badik
البديع
Maha Pencipta
96
al-Baqi
الباقي
Maha Kekal
97
al-Waris
الوارث
Maha Pewaris
98
al-Rasyid
الرشيد
Maha Pandai
99
al-Sabur
الصبور Maha Sabar
ket ;..
Bagaimanapun nama/sifat Allah boleh digabungkan dengan perkataan “Abdul -” yang berarti hamba (contohnya. – kepada Allah) dan biasa digunakan sebagai nama orang bagi orang Muslim. Sebagai contoh ‘Abdul ar-Rahman (“hamba kepada Tuhan Yang Maha Pengasih”).
FADHILAT ZIKIR ASMAUL HUSNA
Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sampaikanlah pesanKu biarpun satu ayat…”
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi s.a.w bersabda:”Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu 100 kurang satu. Siapa yang menghafalnya akan masuk syurga.” dari Sahih Bukhari.
FADHILAT ZIKIR ASMAUL HUSNA
(fadhilat ini dipetik dari judul buku Khasiat Asmaul-Husna & Himpunan Ayat-Ayat Al-Quran, susunan : Abu Nur Husnina, keluaran Pustaka Ilmi).
1. “Ya Allah!” apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas sholat tahajjud atau sholat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang dihajati.
2. “Ya Rahman!” apabila dizikirkan sesudah solat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang & sifat-sifat pelupa & gugup akan hilang dengan izin Allah.
3. “Ya Rahim!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga manusia merasa cinta & kasih serta sayang terhadap kita.
4. “Ya Malik!” apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat & kekayaan yang diredhai Allah.
5. “Ya Quddus!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.
6. “Ya Salam!” apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani & rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan menjadi segar sihat & sejahtera.
7. “Ya Mukmin!” apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga & segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara & aman dari segala macam gangguan yang merosakkan.
8. “Ya Muhaimin!” apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah solat fardhu Isyak, Insyaallah fikiran & hati kita akan menjadi terang & bersih.
9. “Ya ‘Aziz!” apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah solat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang kerana penuh kewibawaan.
10.”Ya Jabbar!” apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi & petang, semua musuh akan menjadi tunduk & patuh dengan izin Allah.
11. “Ya Mutakabbir!” apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.
12.”Ya Khaliq!” dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat tangkap (faham).
13.”Ya Baarii’!” sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran & sembuh dari penyakit tersebut.
14.”Ya Musawwir!” sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka cubalah ikhtiar ini dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Ahad hingga Sabtu. Di waktu hendak berbuka puasa, ambil segelas air & dibacakan “Ya Musawwir” sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah berbuat perkara yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjimak, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.
15.”Ya Ghaffaar!” sambil beri’tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu solat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.
16.”Ya Qahhaar!” dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan & kemewahan dunia & InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sedar & tunduk akhirnya.
17. “Ya Wahhaab!” dizikir sebanyak 100 x sesudah solat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.
18. “Ya Razzaq!” dizikir mengikut kemampuan sesudah solat fardhu khususnya solat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal & membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga!! tetapi perlulah dilakukan dengan ikhtiar yang zahir.
19. “Ya Fattah!” dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai solat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima nasihat agama.
20. “Ya ‘Aalim!” dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai solat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.
21. “Ya Qaabidhu!” dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah & terlepas dari segala bentuk ancaman.
22. “Ya Baasithu!” Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha & berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.
23. “Ya Khaa’fidh!” dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk & tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.
24. “Ya Raafi!” dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau di tempat-tempat lain akan selamat & terhindar dari kecurian.
25. “Ya Mu’izz!” dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.
26. “Ya Muzill!” Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita & sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sedar & membayar hutangnya kembali.
27. “Ya Samii’!” Sekiranya inginkan doa kita makbul & pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah solah Dhuha, InsyaAllah doa akan mustajab.
28. “Ya Bashiir!” Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum solat Jumaat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak & selalu diberikan taufik & hidayah dari Allah.
29. “Ya Hakam!” dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama & membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.
30. “Ya Adllu!” dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai solat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.
31. “Ya Lathiif!” Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris & maju.
32. “Ya Khabiir!” Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.
33. “Ya Haliim!” Dizikirkan sebanyak 88 x selepas solat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, syarikat atau apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan dicabar atau diungkit-ungkit atau tergugat.
34. “Ya ‘Aziim!” dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitai sakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan & sebagainya.
35. “Ya Ghafuur!” bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa & beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.
36. “Ya Syakuur!” dizikirkan sebanyak 40 x sehabis solat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting & terdesak.
37. “Ya ‘Aliy!” Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab bukan Bahasa Malaysia!!) lalu direndam pada air yang dingin & diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan otak si anak itu akan berubah cemerlang & tidak dungu lagi. InsyaAllah mujarab.
38. “Ya Kabiir!” Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucut gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1,000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah solat malam (tahajud atau hajat).
39. “Ya Hafiiz!” dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.
40. “Ya Muqiit!” Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat & segar kerana rasa lapar akan hilang.
41. “Ya Hasiib!” Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit & selepas solat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan kita tanpa sebarang gangguan.
42. “Ya Jaliil!” Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengkagumkan - perniagaan akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka tanpa disedari kedudukan kita akan lebih tinggi dan terhormat & begitulah seterusnya dengan izin Allah.
43. “Ya Kariim!” Untuk mencapai darjat yang tinggi & mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak masuk tidur. Nescaya Allah akan mengangkat darjat mereka yang mengamalkan zikir ini.
44. “Ya Raqiib!” Bagi meminta pertolongan kepada Allah terhadap penjagaan barang yang dikhuatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhuatirkan yang berada di tempat yang jauh & sukar dijaga terhindar dari sebarang kecurian mahupun gangguan lainnya. Bertawakkal & yakinlah kepada Allah. InsyaAllah….
45. “Ya Mujiib!” Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya & agar doa kita mustajab & selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah solat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.
46. “Ya Waasi!” Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi & petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari hasad dengki sesama makhluk.
47. “Ya Hakiim!” Bagi pelajar atau sesiapa sahaja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas & lancar didalam menghafal & mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.
48. “Ya Waduud!” Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi & rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.
49. “Ya Majiid!” Untuk ketenteraman keluarga di mana setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi & menghormati & khasnya kita sebagai ketua keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan & usap ke seluruh muka. InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi & menghormati kita sebagai ketua keluarga.
50. “Ya Baa’its!” Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu & hikmah.
51. “Ya Syahiid!” Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar & berubah perangainya.
52. “Ya Haq”! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman & taat di dalam menjalankan perintah Allah.
53. “Ya Wakiil” Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda & kembali seperti sediakala.
54. “Ya Qawiy!” Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berdepan dengan sebarang keadaan mahupun berdepan dengan si zalim.
55. “Ya Matiin!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin kerana ianya mempunyai fadhilat yang besar sekali, antaranya untuk mengembalikan kekuatan sehingga musuh merasa gentar untuk mengganggu.
56. “Ya Waliy!” Barangsiapa yang menjawat sebarang jawatan atau kedudukan, maka amatlah elok sekali mengamalkan zikir ini sebanyak mungkin kerana dengan izinNya,kedudukan kita akan kukuh & terhindar dari sebarang gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.
57. “Ya Hamiid!” Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahawa hanya Allah sahaja yang paling berhak menerima segala pujian.
58. “Ya Muhshiy!” Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah solat 5 waktu.
59. “Ya Mubdiu!” Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari. InsyaAllah….
60. “Ya Mu’id!” Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah solat. InsyaAllah dipertunjukkan akan hasilnya.
61. “Ya Muhyiy!” amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan darjat dunia & akhirat kelak.
62. “Ya Mumiit!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, berpolitik dan sebagainya.
63. “Ya Hayyu!” Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.
64. “Ya Qayyuum!” Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi berkat, ingin dikasihi oleh setiap manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh & ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn “Ya Hayyu Ya Qayyuum…” sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari. Hendaklah melakukannya secara berterusan, Insya Allah akan tercapai segala hajat.
65. “Ya Waajid!” Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh & teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.
66. “Ya Maajid!” Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.
67. “Ya Waahid!” Bagi pasangan yang belum mempunyai cahayamata & tersangat ingin untuk menimangnya, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan solat 5 waktu selama satu bulan & selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Isnin & Khamis, Insya Allah…
68. “Ya Somad! Ketika dalam kelaparan akibat sesat atau kesempitan hidup, maka pohonlah kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan berasa segar & sentiasa.
69. “Ya Qaadir!” Apabila kita berhajatkan sesuatu namun ianya selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.
70. “Ya Muqtadir!” Agar tercapai tujuan yang dikehendaki, selain dari berikhtiar secara lahariah, maka berzikirlah dengan zikir ini seberapa mampu sehingga ikhtiar kita itu berhasil kerana zikir ini akan mempercepatkan keberhasilan hajat kita.
71. “Ya Muqaddim!” Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata “Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, nescaya segala usahanya akan berhasil”.
72. “Ya Muahkhir”! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.
73. “Ya Awwal!!” Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.
74. “Ya Aakhir!” Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah solat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.
75. “Ya Dhaahir!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai solat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), nescaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahsia yang pelik & sukar serta diberi kefahaman ilmu.
76. “Ya Baathinu!” Seperti no. 75 jugak, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah solat fardhu.
77. “Ya Waaliy!” Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi & petang boleh menyebabkan seseorang itu menjadi orang yang ma’rifat, iaitu hatinya dibuka oleh Allah. Difahamkan para wali Allah selalu memperbanyakkan zikir ini
78. “Ya Muta’aAliy!” Sekiranya kita akan berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar untuk ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin sewaktu mengadap. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya & segala hajat yang penting-penting akan berhasil.
79. “Ya Bar!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.
80. “Ya Tawwaab!” Bagi orang yang selalu membuat dosa & ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.
81. “Ya Muntaqim!” Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah solat fardhu. Insyaallah, kita akan mendapat pertolongan Allah.
82. “Ya ‘Afuww!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, nescaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.
83. “Ya Rauuf!” Bagi sesiapa yang inginkan dirinya disenangi oleh teman atau sesiapa sahaja yang memandangnya, amalkan zikir ini seberapa mampu samada pada waktu siang mahupun malam.
84. “Ya Maalikul Mulki!” Seseorang pengarah atau ketua yang ingin kedudukan yang kekal & tetap tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah solat fardhu & 212 pada setiap malam selama sebulan. InsyaAllah akan mendapat pertolongan Allah.
85. “Ya Zul Jalaali wal Ikraam!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.
86. “Ya Muqsith!” Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.
87. “Ya Jaami’!” Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyedarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.
88. “Ya Ghaniy!” Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil & kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.
89. “Ya Mughniy!” Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia & akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.
90. “Ya Maani’!” Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang solat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim & suka membuat angkara.
91. “Ya Dhaarr!” Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang mana sudah lama dihidapi & telah puas dihidapi & telah puas diubati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyakit itu akan cepat sembuh.
92. “Ya Naafi’ “! Menurut Imam Ahmad Al-Buuniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, & bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.
93. “Ya Nuur!” Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung & memperolehi apa yang dimaksudkan baik kebaikan dunia mahupun kebaikan di akhirat kelak, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini setiap pagi & petang.
94. “Ya Haadiy!” Bagi sesiapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, Insya Allah akan diberikan pertolongan Allah akan cepat lepas dari kesesatan tersebut.
95. “Ya Baadii!” Andai kita mempunyai rancangan yang sangat penting & bagi memastikan rancangan kita itu berjaya & berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas solat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rancangan kita berjaya & berjalan lancar.
96. “Ya Baaqy!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa mengira batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah menjadi punca rezeki tidak akan mudah terlepas, perniagaan tidak akan rugi atau bankrap dengan berkat zikir ini.
97. “Ya Waarits!” Sekiranya kita berzikir sebanyak 500 x selepas solat fardhu atau sebagainya, supaya segala urusan kita itu berjalan lancar, maka hendaklah pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x. InsyaAllah berkat zikir ini Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan baik & memberangsangkan.
98. “Ya Rasyiid!” Walaupun kita tergolong didalam golongan yang cerdas otak, namun biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin, nescaya otak kita akan menjadi bertambah cerdas.
99. “Ya Shabuur!” Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar & penuh pengharapan kepada Allah, maka segala usaha & upaya akan mencapai kejayaan.
Fadilat-Dan-Kelebihan-Asmaul-Husna
FADHILAT ZIKIR ASMAUL HUSNA
Doa-doa Yang Makbul:
1. Orang yang terdesak.
2. Orang yang teraniaya/dizalimi.
3. Anak yang berbuat baik terhadap kedua ibubapanya.
4. Doa seorang Muslim yang tidak berbuat zalim & tidak memutuskan silaturrahim.
Tanda-tanda Doa Yang Makbul:
1. Terasa sesuatu yang menakutkan.
2. Menangis tatkala berdoa.
3. Terasa menggeletar.
Cara-cara Berdoa:
1. Bersungguh-sungguh semasa berdoa. Rasulullah s.a.w pernah bersabda:
“Sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang bersungguh-sungguh semasa ia berdoa”
2. Menghadirkan diri kpd Allah dengan penuh kekhusyukkan kerana Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai.
3. Hendaklah makanan, minuman, pakaian dan sebagainya dari harta yang halal kerana sesungguhnya Allah itu baik & menerima melainkan yang baik belaka.
4. Doa itu bukan bertujuan untuk melakukan dosa, khianat, memutuskan silaturrahim & jangan sesekali memohon SEGERA dimakbulkan doa tersebut.
5. Digalakkan memperbanyakkan menyebut Asmaul Husna, dimulai dengan bertaubat, istighfar, hamdalah serta selawat ke atas Rasulullah s.a.w & para sahabat.
6. Sebelum berdoa, bersedekahlah terlebih dahulu (al-fatihah dan sebagainya).
KATA-KATA NASIHAT IBNU QAYYIM
Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah swt.
Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah swt
Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Allah swt
Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya
Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya
Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.
Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. . . . . . Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendunghajat hati sihamba itu.
(Referensi : dari berbagai sumber)
Wallahu a’lam bisshawwab
ISTIGHFAR, PENUTUP SEMUA AMAL
Oleh
Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Seorang hamba selalu berada (dalam dua hal yaitu-red) berada dalam (lautan-red) nikmat Allâh Subhanahu wa Ta’ala yang perlu ia syukuri; dan (atau-red) berada dalam (gelimangan-red) dosa yang perlu ia istighfari (mohonkan ampun). Dua perkara ini (syukur dan istighfar-pent) termasuk perkara yang (harus) selalu melekat pada diri seorang hamba, karena dia selalu bergelimang berbagai nikmat dari Allâh Azza wa Jalla , dan dia juga selalu perlu bertaubat dan istighfar” [Majmû’ Fatâwâ, 10/88]
ISTIGHFAR NABI
Oleh karena itu pemimpin seluruh manusia, imam seluruh orang-orang yang bertakwa, selalu beristighfâr di dalam seluruh keadaannya.
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً
Demi Allâh, sesungguhnya aku beristighfârdan bertaubat kepada Allâh lebih dari 70 kali dalam sehari.” [HR. Bukhâri, no. 6307]
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
إِنَّهُ لَيُغَانُ عَلَى قَلْبِى وَإِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِى الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ
Sesungguhnya hatiku terkadang tertutup, dan aku benar-benar beristighfâr kepada Allâh 100 kali dalam sehari”. [HR. Muslim]
Bahkan sebagian sahabat pernah menghitung istighfâr Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam satu majlis mencapai 100 kali.
عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَ يُعَدُّ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الْمَجْلِسِ الْوَاحِدِ مِائَةُ مَرَّةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَقُومَ : رَبِّ اغْفِرْ لِى وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُور
Dari Nâfi' Radhiyallahu anhu dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata : “Dalam satu majlis Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , sebelum beliau berdiri (meninggalkan majlis), pernah terhitung seratus kali beliau mengucapkan:
رَبِّ اغْفِرْ لِى وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُور
(Wahai Rabbku, ampunilah dosaku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi taubat dan Maha Pengampun). [HR. Tirmidzi, Abu Dâwud, dan Ibnu Mâjah]
Kalau Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja beristighfâr seperti itu, maka kita lebih sangat membutuhkan istighfar. Karena semua dosa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah diampuni oleh Allâh Subhanahu wa Ta’ala , sementara dosa kita tidak ada jaminan ampunan. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak istighfâr dalam memohon ampunan Allâh Azza wa Jalla dan meneladani imam orang-orang yang bertakwa yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Allâh berfirman :
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا ﴿١﴾ لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata [yaitu perdamaian Hudaibiyah], Supaya Allâh memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus. [Al-Fath/48: 1-2]
Karena istighfâr merupakan kebutuhan mendesak bagi manusia, maka tidak aneh kalau Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya mensyari’atkan menutup berbagai amalan dengan istighfâr.
ISTIGHFAR SETELAH SELESAI MENUNAIKAN SHALAT MALAM
Allâh Azza wa Jalla berfirman memberitakan sifat-sifat orang-orang yang bertakwa :
الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴿١٦﴾الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
(Yaitu) orang-orang yang berdoa : “Ya Rabb Kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka," (Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allâh), dan yang memohon ampun di waktu sahur [sahur: waktu sebelum fajar menyingsing mendekati shubuh]. [Ali ‘Imrân/3: 16-17]
Dalam ayat lain, Allâh Azza wa Jalla berfirman :
إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ﴿١٦﴾كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ﴿١٧﴾وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ﴿١٨﴾وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
Sesungguhnya mereka (orang-orang yang bertakwa) sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Dahulu di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohon ampunan di waktu sahur (akhir malam sebelum fajar). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian [maksudnya ialah orang miskin yang tidak meminta-minta]. [adz-Dzâriyât/51: 16-19]
Sebagian Ulama berkata, “Mereka menghidupkan malam dengan shalat, ketika waktu sahur (akhir malam sebelum subuh) mereka diperintahkan istighfâr”. [Majmû’ Fatâwâ, 10/88]
ISTIGHFAR SETELAH MENUNAIKAN SHALAT
Shalat merupakan amalan yang paling besar setelah syahâdatain (dua syahadat). Dalam pelaksanaan ibadah shalat harus memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun, dan kewajiban-kewajibannya. Lebih sempurna lagi jika dipenuhi hal-hal yang disunahkan di dalam shalat. Namun siapakah yang yakin bahwa dirinya telah menunaikan semua itu dalam shalatnya ? Oleh karena itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan tuntunan dengan membaca istighfâr tiga kali setelah salam dari shalat wajibnya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sebagai berikut :
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثًا وَقَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ قَالَ الْوَلِيدُ فَقُلْتُ لِلْأَوْزَاعِيِّ كَيْفَ الْاسْتِغْفَارُ قَالَ تَقُولُ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Dari Tsaubân Radhiyallahu anhu dia berkata: "Jika Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai melaksanakan shalat, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam beristighfâr (meminta ampunan) tiga kali dan memanjatkan doa :
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
(Ya Allâh, Engkau adalah Dzat yang memberi keselamatan, dan dari-Mulah segala keselamatan, Maha Besar Engkau wahai Dzat Pemilik kebesaran dan kemuliaan."
Walid berkata, “Aku bertanya kepada al-Auzâ'i, ‘Bagaimana (cara) beristighfâr (meminta ampunan)?’, Dia menjawab: ‘Engkau mengucapkan : أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ"
[HR. Muslim, no. 591; Abu Dâwud, no. 1513; Nasâ’i, no. 1337; Ibnu Mâjah, no. 928; Tirmidzi, no. 300]
Inilah yang dituntunkan oleh Nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu beristighfâr setelah selesai shalat.
Namun kita lihat sebagian kaum Muslimin di zaman ini, begitu selesai menunaikan shalat, mereka langsung mengajak berjabat tangan orang-orang di sebelah kanan dan kirinya, tentu ini menyelisihi sunah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini.
Sementara sebagian lainnya, begitu selesai salam dari shalat, langsung melakukan sujud syukur, tentu ini juga menyilisihi sunah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini.
Hendaklah kita selalu ingat, bahwa sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam .
ISTIGHFAR SETELAH SELESAI MENUNAIKAN IBADAH HAJI
Bukan hanya di akhir shalat, ternyata istighfâr juga disyari’atkan di akhir menunaikan ibadah haji. Allâh Azza wa Jalla berfirman :
فَإِذَا أَفَضْتُمْ مِنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ﴿١٩٨﴾ثُمَّ أَفِيضُوا مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berdzikirlah kepada Allâh di Masy'aril haram [di Muzdalifah], dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allâh sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (yaitu dari 'Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allâh; sesungguhnya Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [al-Baqarah/2: 198-199]
ISTIGHFAR SETELAH MENUNAIKAN AMANAH DAKWAH
Setelah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan risalah kepada manusia, berjihad membela agama Allâh Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benar jihad, dan melaksanakan perintah Allâh dengan sempurna, yang tidak ada seorangpun menyamai beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam , maka Allâh Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk beristighfâr, sebagaimana firman-Nya :
إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ﴿١﴾وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا﴿٢﴾فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
Apabila telah datang pertolongan Allâh dan kemenangan, dan kamu melihat manusia masuk agama Allâh dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. [an-Nashr/110: 1-3]
Dan perintah Allâh ini benar-benar dijalankan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bahkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikannya sebagai dzikir dalam shalat beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Hal ini dikisahkan oleh istri beliau, ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْكَلِمَاتُ الَّتِي أَرَاكَ أَحْدَثْتَهَا تَقُولُهَا قَالَ جُعِلَتْ لِي عَلَامَةٌ فِي أُمَّتِي إِذَا رَأَيْتُهَا قُلْتُهَا إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ إِلَى آخِرِ السُّورَةِ
Dari Aisyah Radhiyallahu anhuma, dia berkata, "Dahulu Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum meninggal memperbanyak membaca doa :
سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
(Mahasuci Engkau, dan dengan memuji-Mu, aku meminta ampun dan bertaubat kepada-Mu)." Aisyah Radhiyallahu anhuma berkata, "Aku berkata, 'Wahai Rasûlullâh, kalimat apakah ini yang aku baru saja melihatmu membacanya?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, 'Telah dijadikan suatu tanda untukku dalam umatku, apabila aku melihatnya niscaya aku mengucapkannya, 'Idza Ja'a Nashrullah wa al-Fath…hingga akhir surat'." [HR. Muslim, no.747]
ISTIGHFAR SETELAH SELESAI MENUNAIKAN MAJLIS DAN SEMUA AMALAN
Semua keterangan di atas menunjukkan keagungan istighfâr. Bahkan selain itu, istighfâr ini dijadikan sebagai doa penutup majlis, juga sebagai doa di akhir semua amalan. Hal ini ditunjukkan oleh hadits-hadits berikut ini:
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا جَلَسَ مَجْلِسًا أَوْ صَلَّى تَكَلَّمَ بِكَلِمَاتٍ فَسَأَلَتْهُ عَائِشَةُ عَنْ الْكَلِمَاتِ فَقَالَ إِنْ تَكَلَّمَ بِخَيْرٍ كَانَ طَابِعًا عَلَيْهِنَّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَإِنْ تَكَلَّمَ بِغَيْرِ ذَلِكَ كَانَ كَفَّارَةً لَهُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila telah duduk di suatu majelis atau ketika telah selesai shalat maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan beberapa kalimat. Lalu ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma bertanya kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kalimat-kalimat tersebut, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab; "Jika seseorang bicara baik maka itu sebagai stempel/tutup sampai hari kiamat dan jika dia bicara yang tidak baik maka itu sebagai kaffarat/penghapusnya. (Yaitu perkataan) :
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
(Ya Allâh, Maha Suci Engkau dan segala pujian bagi-Mu. Aku mohon ampunan dan bertaubat kepada-Mu)." [HR. Nasâ’i, no. 1327; dishahihkan oleh al-Albâni]
Inilah sedikit keterangan tentang istighfar, semoga bermanfaat bagi kita semua
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 08/Tahun XV/1433H/2012M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]
DZIKIR KUNCI KEBAIKAN
Oleh
Ustadz Abu Asma Kholid Syamhudi
Tidak diragukan lagi, setiap orang ingin mendapat kebaikan dan dijauhkan dari kemudharatan. Namun tidak semua orang menyadari dan mau bersungguh-sungguh dalam mencapai keinginannya itu. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menjelaskan kunci-kunci kebaikan tersebut dalam wahyunya secara gamblang dan tegas. Kunci kebaikan itu adalah dzikir kepada Allah (dzikrullah).
URGENSI DAN KEDUDUKAN DZIKIR
Dzikir dan do’a adalah sebaik-baik amalan yang dapat mendekatkan diri seorang muslim kepada Rabb-nya. Ia merupakan kunci semua kebaikan yang diinginkan seorang hamba di dunia dan akhirat. Kapan saja Alah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kunci ini kepada seorang hamba, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menginginkan ia membukanya. Dan jika Allah menyesatkannya, maka pintu kebaikan terasa jauh darinya, sehingga hatinya gundah gulana, bingung, pikiran kalut, depresi, lemah semangat dan keinginannya. Apabila ia menjaga dzikir dan do’a serta terus berlindung kepada Allah, maka hatinya akan tenang, sebagaimana firman Allah :
الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَبِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. [Ar Ra’du/13 :28].
Dan ia akan mendapat keutamaan serta faidah yang sangat banyak di dunia dan akhirat.[1]
Allah berfirman menjelaskan arti penting dan kedudukan dzikir dalam banyak ayatnya, diantaranya:
إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّآئِمِينَ وَالصَّآئِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أّعَدَّ اللهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. [Al- Ahzaab/33 :35].
Dan firmanNya:
يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اذْكُرُوا اللهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. [Al-Ahzaab/33 :41].
فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَالَهُ فِي اْلأَخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek-moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang mendo'a: "Ya, Rabb kami. Berilah kami kebaikan di dunia," dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. [Al- Baqarah/2 :200].
Demikian juga dalam banyak hadits, Rasulullah telah menjelaskan secara gamblang arti penting dan kedudukan dzikir bagi diri seorang muslim, diantaranya:
عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
Dari Abu Musa , ia berkata: Telah bersabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, ”Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dan yang tidak berdzikir, (ialah) seperti orang yang hidup dan mati.” [2]
Dan hadits Beliau yang berbunyi:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسِيرُ فِي طَرِيقِ مَكَّةَ فَمَرَّ عَلَى جَبَلٍ يُقَالُ لَهُ جُمْدَانُ فَقَالَ سِيرُوا هَذَا جُمْدَانُ سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ قَالُوا وَمَا الْمُفَرِّدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ
Dari Abu Hurairah, Beliau berkata,”Al mufarridun telah mendahului,” mereka bertanya,”Siapakah al mufarridun, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab,”Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir.” [3]
Oleh karena itu dzikir-dzikir yang telah diajarkan Rasulullah (adzkaar nabawiyah) memiliki kedudukan dan arti penting yang tinggi bagi seorang muslim; sehingga banyak ditulis kitab dan karya tulis yang beraneka ragam tentang permasalahan ini. Namun seorang muslim diperintahkan untuk berdzikir kepada Allah dengan dzikir yang telah disyari’atkannya; karena dzikir merupakan bagian dari ibadah. Dan ibadah hanyalah dibangun di atas dasar tauqifiyah (berdasar kepada dalil wahyu) dan ittiba’ (mencontoh Rasulullah)’ tidak menuruti hawa nafsu dan kehendak hati semata.
Untuk itu Ibnu Taimiyah berkata,”Tidak diragukan lagi, adzkaar (dzikir-dzikir) dan do’a-do’a merupakan ibadah yang utama. Sedangkan ibadah dibangun di atas dasar tauqifiyah dan ittiba’; tidak menurut hawa nafsu dan kebid’ahan. Sehingga do’a-do’a dan adzkar nabawiyah merupakan dzikir dan do’a yang paling harus dicari oleh pencarinya. Pelakunya berada di jalan yang aman dan selamat. Sedangkan faidah dan hasil yang diperoleh tidak dapat diungkap dengan kata-kata, dan lisan tidak dapat mencakupnya. Adzkaar yang lainnya ada kalanya diharamkan atau makruh, atau terkadang berisi kesyirikan yang banyak tidak diketahui oleh orang bodoh. Permasalahan ini cukup panjang penjabarannya.
Seseorang tidak diperbolehkan membuat sebuah dzikir atau do’a yang tidak dicontohkan Rasulullah, dan menjadikannnya sebagai ibadah ritual yang dilakukan oleh manusia secara rutin, seperti rutinitas shalat lima waktu. Ini jelas kebid’ahan dalam agama yang dilarang Allah. Berbeda dengan do’a yang dilakukan seseorang, kadang-kadang tidak rutin dengan tidak menjadikannya sunnah untuk manusia; maka, jika ini tidak diketahui mengandung makna yang haram, tidak boleh dipastikan keharamannya. Akan tetapi, terkadang ada keharaman padanya, sedangkan manusia tidak merasakannya. Ini sebagaimana seorang berdo’a ketika genting, dengan do’a-do’a yang ia ingat pada waktu itu. Ini dan yang semisalnya hampir sama. Adapun mengambil wirid-wirid (ma’tsurat, Pent.) yang tidak disyari’atkan dan membuat-buat dzikir yang tidak syar’i, maka ini terlarang. Demikian do’a-do’a dan dzikir syar’i, berisi permintaan yang agung lagi benar. Tidak meninggalkannya dan beralih kepada dzikir-dzikir bid’ah yang dibuat-buat, kecuali orang bodoh atau lemah atau melampaui batas.”[4]
KEUTAMAAN DAN FAIDAH DZIKIR
Keutamaan dan faidah dzikir sangatlah banyak, hingga Imam Ibnul Qayyim menyatakan dalam kitabnya Al Wabil Ash Shayyib [5], bahwa dzikir memiliki lebih dari seratus faidah, dan menyebutkan tujuh puluh tiga faidah di dalam kitab tersebut. Diantara keutamaan dan faidah dzikir ialah:
Pertama : Dzikir dapat mengusir syetan dan melindungi orang yang berdzikir darinya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
وَآمُرُكُمْ أَنْ تَذْكُرُوا اللَّهَ فَإِنَّ مَثَلَ ذَلِكَ كَمَثَلِ رَجُلٍ خَرَجَ الْعَدُوُّ فِي أَثَرِهِ سِرَاعًا حَتَّى إِذَا أَتَى عَلَى حِصْنٍ حَصِينٍ فَأَحْرَزَ نَفْسَهُ مِنْهُمْ كَذَلِكَ الْعَبْدُ لَا يُحْرِزُ نَفْسَهُ مِنْ الشَّيْطَانِ إِلَّا بِذِكْرِ اللَّهِ
Dan Aku (Yahya bin Zakaria) memerintahkan kalian untuk banyak berdzikir kepada Allah. Permisalannya itu, seperti seseorang yang dikejar-kejar musuh, lalu ia mendatangi benteng yang kokoh dan berlindung di dalamnya. Demikianlah seorang hamba, tidak dapat melindungi dirinya dari syetan, kecuali dengan dzikir kepada Allah.[6]
Ibnul Qayim memberikan komentarnya terhadap hadits ini: “Seandainya dzikir hanya memiliki satu keutamaan ini saja, maka sudah cukup bagi seorang hamba untuk tidak lepas lisannya dari dzikir kepada Allah, dan senantiasa gerak berdzikir; karena ia tidak dapat melindungi dirinya dari musuhnya, kecuali dengan dzikir kepada Allah. Para musuh hanya akan masuk melalui pintu kelalaian dalam keadaan terus mengintainya. Jika ia lengah, maka musuh langsung menerkam dan memangsanya. Dan jika berdzikir kepada Allah, maka musuh Allah itu meringkuk dan merasa kecil serta melemah sehingga seperti al wash’ (sejenis burung kecil) dan seperti lalat”.[7]
Manusia, ketika lalai dari dzikir, maka syetan langsung menempel dan menggodanya serta menjadikannya sebagai teman yang selalu menyertainya, sebagaimana firman Allah.
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ
Barangsiapa yang berpaling dari dzikir (Rabb) Yang Maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adakan baginya syetan (yang menyesatkan), maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. [Az Zukhruf/43 :36].
Seorang hamba tidak mampu melindungi dirinya dari syetan, kecuali dengan dzikir kepada Allah.
Kedua : Dzikir dapat menghilangkan kesedihan, kegundahan dan depresi, dan dapat mendatangkan ketenangan, kebahagian dan kelapangan hidup. Hal ini dijelaskan Allah dalam firmanNya.
الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَبِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. [Ar Ra’du/13 : 28].
Ketiga : Dzikir dapat menghidupkan hati. Bahkan, dzikir itu sendiri pada hakikatnya adalah kehidupan bagi hati tersebut. Apabila hati kehilangan dzikir, maka seakan-akan kehilangan kehidupannya; sehingga tidaklah hidup sebuah hati tanpa dzikir kepada Allah.
Oleh karena itu, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,”Dzikir bagi hati, seperti air bagi ikan. Lalu bagaimana keadaan ikan jika kehilangan air?”[8]
Keempat : Dzikir menghapus dosa dan menyelamatkannya dari adzab Allah; karena dzikir merupakan satu kebaikan yang besar, dan kebaikan adalah untuk menghapus dosa dan menghilangkannya. Tentunya, hal ini dapat menyelamatkan orang yang berdzikir dari adzab Allah, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ عَمَلًا قَطُّ أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ
Tidaklah seorang manusia mengamalkan satu amalan yang lebih menyelamatkan dirinya dari adzab Allah dari dzikrullah.[9]
Kelima : Dzikir menghasilkan pahala, keutamaan dan karunia Allah yang tidak dihasilkan oleh selainnya, padahal sangat mudah mengamalkannya; karena gerakan lisan lebih mudah daripada gerakan anggota tubuh lainnya. Diantara pahala dzikir yang disebutkan Rasulullah adalah:
مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنْ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ
Barangsiapa mengucapkan (dzikir):
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dalam sehari seratus kali, maka itu sama dengan pahala sepuluh budak; ditulis seratus kebaikan untuknya, dan dihapus seratus dosanya. Juga menjadi pelindungnya dari syetan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada satupun yang lebih utama dari amalannya, kecuali seorang yang beramal dengan amalan yang lebih banyak dari hal itu. [10]
Ibnul Qayim berkata,”Dzikir adalah ibadah yang paling mudah, namun paling agung dan utama; karena gerakan lisan adalah gerakan anggota tubuh yang paling ringan dan mudah. Seandainya satu anggota tubuh manusia sehari semalam bergerak seukuran gerakan lisannya, tentulah hal itu sangat menyusahkannya, bahkan tidak mampu.” [11]
Keenam : Dzikir adalah tanaman syurga [12]. Ini berlandaskan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hadits Abdillah bin Mas’ud yang berbunyi.
لَقِيتُ إِبْرَاهِيمَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَقْرِئْ أُمَّتَكَ مِنِّي السَّلَامَ وَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ الْجَنَّةَ طَيِّبَةُ التُّرْبَةِ عَذْبَةُ الْمَاءِ وَأَنَّهَا قِيعَانٌ وَأَنَّ غِرَاسَهَا سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Aku berjumpa dengan Ibrahim pada malam isra’ dan mi’raj, lalu ia berkata,”Wahai, Muhammad. Sampaikan salamku kepada umatmu dan beritahulah mereka bahwa syurga memiliki tanah yang terbaik dan air yang paling menyejukkan. Syurga itu dataran kosong (Qai’aan) dan tumbuhannya adalah (dzikir) Subhanallahi wa la ilaha illallah wallahu Akbar.” [13]
Hal ini juga dikuatkan dengan riwayat lain dari hadits Abu Ayub Al Anshari yang ada dalam Musnad Ahmad bin Hambal, 5/418.
Ketujuh : Dzikir menjadi cahaya penerang bagi di dunia, di kubur dan di akhirat. Meneranginya di shirat, sehingga tidaklah hati dan kubur memiliki cahaya, kecuali seperti cahaya dzikrullah, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang artinya: Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya. [Al-An’am/6 : 122].
Begitulah perbandingan antara seorang mukmin dengan lainnya. Seorang mukmin memiliki cahaya dengan sebab keimanan, kecintaan, pengenalan dan dzikir kepada Allah, sedangkan yang lain adalah orang yang lalai dari Allah, tidak mau berdzikir dan tidak mencintaiNya.[14]
Kedelapan : Dzikir menjadi sebab mendapatkan shalawat dari Allah dan para malaikatNya, sebagaimana firman Allah, yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya pada waktu pagi dan petang. Dia-lah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikatNya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. [Al- Ahzaab/33 : 41-43].
Kesembilan : Banyak berdzikir dapat menjauhkan seseorang dari kemunafikan; karena orang munafik sangat sedikit berdzikir kepada Allah, sebagiamana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang artinya: Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka . Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah kecuali sedikit sekali. [An Nisa’/4:142].
Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al Abad berkata, ”Bisa jadi karena hal tersebut, Allah menutup surat Munafiqin dengan firmanNya, yang artinya: Hai, orang-orang yang beriman. Janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (Al Munafiquun:9). Karena terdapat padanya peringatan dari fitnah kaum munafiqin yang lalai dari dzikrullah, lalu terjerumus dalam kemunafikan. Wal ‘iyadzubillah.
Ali bin Abi Thalib ditanya tentang Khawarij: “Apakah mereka munafik ataukah bukan?” Beliau menjawab,”Orang munafik tidak berdzikir kepada Allah, kecuali sedikit.” Ini merupakan isyarat, bahwa kemunafikan hanyalah sedikit berdzikir kepada Allah. Berdasarkan hal ini, maka banyak berdzikir merupakan penyelamat dari nifaq. [15]
Kesepuluh : Dzikir adalah amalan yang paling baik, paling suci dan paling tinggi derajatnya, sebagaimana dinyatakan Rasulullah dalam sabdanya:
أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ قَالُوا بَلَى قَالَ ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى
Inginkah kalian aku beritahu amalan kalian yang terbaik dan tersuci serta tertinggi pada derajat kalian? Ia lebih baik dari berinfak emas dan perak, dan lebih baik dari kalian menjumpai musuh lalu kalian memenggal kepalanya dan mereka memenggal kepala kalian?” Mereka menjawab”Ya,” lalu Rasulullah menjawab,”Dzikrullah.” [16]
Demikian beberapa keutamaan dan faidah yang dapat diutarakan dalam makalah singkat ini.
ADAB DALAM BERDZIKIR
Berdzikir memiliki adab-adab yang perlu diperhatikan dan diamalkan, diantaranya:
Pertama : Ikhlas dalam berdzikir dan mengharap ridha Allah.
Kedua : Berdzikir dengan dzikir dan wirid yang telah dicontohkan Rasulullah; karena dzikir adalah ibadah. Telah lalu penjelasan Ibnu Taimiyah tentang hal tersebut.
Ketiga : Memahami makna dan maksudnya serta khusyu’ dalam melakukannya. Ibnul Qayim berkata,”Dzikir yang paling utama dan manfaat, ialah yang sesuai antara lisan dengan hati dan merupakan dzikir yang telah dicontohkan Rasulullah. Serta orang yang berdzikir memahami makna dan tujuan kandungannya.” [17]
Keempat : Memperhatikan tujuh adab yang telah dijelaskan Allah dalam firmanNya.
وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِفْيَةً وَدُونَ الْجَهْرِمِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَاْلأَصَالِ وَلاَتَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ
Dan sebutlah (nama) Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. [Al A’raf/7 :205].
Ayat yang mulia ini menunjukkan tujuh adab penting dalam berdzikir, yaitu:
• Dzikir dilakukan dalam hati, karena hal itu lebih dekat kepada ikhlas.
• Dilakukan dengan merendahkan diri, agar terwujud sikap penyembahan yang sempurna kepada Allah.
• Dilakukan dengan rasa takut dari siksaan Allah akibat lalai dalam beramal dan tidak diterimanya dzikir tersebut. Oleh karena itu, Allah mensifati kaum mukminin dengan firmanNya:
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَآءَاتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ
Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka. [Al Mu’minun/23 :60].
• Dilakukan tanpa mengeraskan suara, karena hal itu lebih dekat kepada tafakkur yang baik.
• Dilakukan dengan lisan dan hati.
• Dilakukan pada waktu pagi dan petang. Memang dua waktu ini memiliki keistimewaan, sehingga Allah menyebutnya dalam ayat ini. Ditambah lagi dengan keistimewaan lainnya, yaitu sebagaimana disampaikan Rasulullah dalam sabdanya:
يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلَائِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلَائِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي فَيَقُولُونَ تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ
Bergantian pada kalian malaikat pada waktu malam dan malaikat pada waktu siang. Mereka berjumpa di waktu shalat Fajr dan Ashr, kemudian naiklah malaikat yang mendatangi kalian, dan Rabb mereka menanyakan mereka, dan Allah lebih tahu dengan mereka: “Bagaimana keadaan hambaKu ketika kamu tinggalkan?” Mereka menjawab,”Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami datangi mereka dalam keadaan shalat.” [18]
• Larangan lalai dari dzikrullah. [19]
Dengan ini jelaslah keutamaan dzikir sebagai kunci kebaikan dan adabnya. Mudah-mudahan yang sedikit ini dapat bermanfaat.
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 1/Tahun VIII/1425H/2004M Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 08121533647, 08157579296]
_______
Footnote
[1]. Fiqhul Ad’iyah Wal Adzkar, karya Dr. Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Alibadr, Bagian pertama, Cetaakan pertama, Tahun 1999 M-1419 H, Dar Ibnu Affaan, Al Khubaar, KSA. Hlm 5-6.
[2]. Hadits riwayat Bukhari dalam Shahih-nya, kitab Ad Da’awat, Bab Fadhlu Dzikrullah, no. 6407.
[3]. Hadits riwayat Muslim dalam Shahih-nya, kitab Ad Du’a Wa Dzikir Wat Taubah Wal Istighfar, Bab Al Hats Ala Dzikr, no. 2676.
[4]. Majmu’ Al Fatawa, karya Ibnu Taimiyah, disusun oleh Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim, tanpa cetakan dan penerbit, juz 22/ 510-511.
[5]. Lihat Al Wabil Ash Shayyib Wa Rafi’ Al Kalimi Ath Thayyib, karya Ibnul Qayyim, tahqiq Hasan Ahmad Isbir, Cetakan pertama, Tahun 1997-1418 H, Dar Ibnu Hazm, Bairut, Libanon, hlm. 69-141.
[6]. Hadits riwayat Imam Ahmad dalam Musnad-nya (4/202), At Tirmidzi dalam Sunan-nya, kitab Al Amtsal ‘An Rasulullih, Bab Ma Ja’a Fi Matsal Ash Shalat Wal Shiyaam Wal Shadaqah, no. 2863 dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Jami’, no. 1724.
[7]. Al Wabil Ash Shayyib, hlm. 61.
[8]. Dinukil murid beliau Ibnul Qayim dalam Al Wabil Ash Shayyib, hlm. 70.
[9]. Hadits riwayat Ahmad dalam Musnad-nya 5/239 dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Jami’, no. 5644.
[10]. Hadits riwayat Al Bukhari dalam Shahih-nya, kitab Badi’ Al Khalq, Bab Sifat Iblis Wa Junuduhu, no. 3293; Muslim dalam Shahih-nya, kitab Ad Du’a Wa Dzikir Wa Taubah Wal Istighfar, Bab Fadhlu At Tahlil Wa Takbir Wa Tahmid, no. 2691; At Tirmidzi dalam Sunan-nya, kitab Al Da’awat ‘An Ar Rasul, Bab Ma Ja’a Fi Fadhl Tasbiih Wa Tahlil Wa Takbir Ta Tahmid, no.3390.
[11]. Al Wabil Ash Shayyib, hlm. 73.
[12]. Lihat Al Wabil Ash Shayyib, hlm. 73-74; Fiqh Al Ad’iyah Wal Adzkar, hlm. 19-20 dan Dzikru Wa Tadzkiir, karya Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Ghanim As Sadlan, Cetakan kedua, tahun 1415 H, Dar Al Balansiyah, Riyadh, KSA, hlm.8.
[13]. Hadits riwayat At Tirmidzi dalam Sunan-nya, kitab Ad Da’awat ‘An Ar Rasul, Bab Ma Ja’a Fi Fadhl Tasbih Wa Tahlil Wa Takbir Wa Tahmid, no.3462, dan dihasankan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, no. 105.
[14]. Al Wabil Ash Shayyib, hlm. 82-83.
[15]. Fiqh Al Ad’iyah Wal Adzkar, hlm. 24.
[16]. Hadits riwayat At Tirmidzi dalam Sunan-nya, kitab Ad Da’awat ‘An Ar Rasul, no. 3377 dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya, kitab Al Adab, Bab Fadhlu Dzikr, no. 3790, dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’, no. 2629.
[17]. Dinukil dari Fiqh Ad Ad’iyah Wal Azkar, hlm. 9.
[18]. Hadits riwayat Al Bukhari dalam Shahih-nya, kitab Mawaqit Ash Shalat, Bab Fadl Shalat Al Ashr, no. 522 dan Muslim dalam Shahih-nya, kitab Al Masajid Wa Mawadi’ Ash Shalat, Bab Fadl Shalat Al Fajr Wal Ashr Wa Muhafadztu ‘Alaihima, no. 632.
[19]. Diringkas dengan beberapa perubahan dan tambahan dari Fiqh Ad Ad’iyah Wal Adzkar, hlm.57-59.
SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI PARA PERUSAK
Oleh
Syaikh Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr
Tanggung jawab terhadap pertumbuhan pemuda merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. Karena pemuda itu adalah amanah di pundak orang tua dan semua orang akan dimintai pertanggungan jawab terhadap orang-orang yang berada dibawah tanggungannya. Allâh Azza wa Jalla berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; para penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. [at-Tahrîm/66:6]
Kita sekarang berada pada zaman yang penuh dengan beragam keburukan dan cobaan yang bertebaran, sehingga karena saking banyaknya cobaan, seakan cobaan berikutnya membuat cobaan sebelumnya terasa lebih ringan.
Mungkin ini merupakan bukti kebenaran sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
وَإِنَّ أُمَّتَكُمْ هَذِهِ جُعِلَ عَافِيَتُهَا فِي أَوَّلِهَا وَسَيُصِيبُ آخِرَهَا بَلَاءٌ وَأُمُورٌ تُنْكِرُونَهَا وَتَجِيءُ فِتْنَةٌ فَيُرَقِّقُ بَعْضُهَا بَعْضًا وَتَجِيءُ الْفِتْنَةُ فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ هَذِهِ مُهْلِكَتِي ثُمَّ تَنْكَشِفُ وَتَجِيءُ الْفِتْنَةُ فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ هَذِهِ هَذِهِ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُزَحْزَحَ عَنْ النَّارِ وَيُدْخَلَ الْجَنَّةَ فَلْتَأْتِهِ مَنِيَّتُهُ وَهُوَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
Sesungguhnya umat kalian ini dijadikan keselamatannya dipermulaannya, sedangkan masa akhirnya akan tertimpa musibah dan hal-hal yang kalian ingkari. Dan cobaan akan berdatangan sehingga sebagian dari cobaan tersebut (menyebabkan) cobaan yang lain terasa ringan. Saat cobaan terjadi, seorang mukmin akan mengatakan, "Inilah masa kebinasaanku," kemudian cobaan itu berlalu. Lalu dating lagi cobaan (yang lain), seorang Mukmin mengatakan, "Ini masa kebinasaanku,". Maka barangsiapa yang suka diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka hendaklah (saat) kematian mendatanginya dia dalam keadaan beriman kepada Allâh Azza wa Jalla dan hari akhir.[1]
Pada zaman kita ini tipu-daya orang-orang kafir semakin meningkat, sampai tipu daya ini memasuki rumah-rumah kaum Muslimin. Orang-orang kafir ini ingin mengikis agama kaum Muslimin, menggoncang keimanan mereka, menghancurkan perilaku mereka, menebarkan keburukan dan perbuatan hina di tengah kaum Muslimin, mengeluarkan mereka dari penjagaan Islam. Semoga Allâh Azza wa Jalla tidak mewujudkan keinginan busuk mereka.
Pada zaman dahulu, orang-orang kafir tidak leluasa menyusupkan racun (pemikiran-pemikiran) mereka ke pemikiran-pemikiran para pemuda Muslim; Mereka tidak mampu menampakkan kekufuran, penyelewangan, perbuatan tak senonoh mereka. Tapi sekarang, pemikiran mereka diterbangkan oleh angin, angin yang bisa membinasakan, bahkan angin-angin berapi yang menghancurkan dasar-dasar dan nilai-nilai luhur, menghancurkan agama dan prilaku terpuji, mencabut akar akhlak terpuji, kebaikan serta sendi-sendi al-haq dan keyakinan.
Melalui channel-channel dan siaran langsung, orang-orang kafir itu mampu memasuki akal-akal dan pikiran pemuda Muslim; mereka juga mampu menyelinap ke rumah-rumah kaum Muslimin guna membawa keburukan dan racun-racun mereka, menebar kekufuran, penyelewangan dan perbuatan tak senonoh mereka. Mereka menyebarkan perilaku hina dan rendahan mereka melalui pentas-pentas, pendidikan-pendidikan buruk dan keji. Semua ini akan membuat jiwa para pemudi dan pemuda Muslim menjadi suka bermesraan, kerusakan dan menenggak khamr. Bahkan itu sebagai jebakan yang menjerat hati yang lalai dan lemah, sehingga menyebabkan akidah mereka rusak, perilaku menyimpang, dan terjerembab dalam lumpur keburukan. Dan tidak ada keburukan yang lebih besar dan lebih berbahaya dibandingkan dengan keburukan yang menyerang kaum Muslim di rumah-rumah mereka, serangan beracun yang membawa keburukan dan kerusakan.
Ironisnya, meski bahayanya sudah demikian terlihat dan terbukti, masih ada saja anak-anak kaum Muslimin yang duduk berjam-jam bahkan sepanjang hari di depan layar yang bisa menghancurkan mereka. Mereka mendengarkan dengan seksama ucapan-ucapan orang yang tidak benar itu; mereka menyaksikan dengan mata kepala mereka semua yang disajikan oleh orang-orang kafir. Anak-anak ini menerima sepenuh hati semua yang diberikan oleh orang-orang kafir ini. Sehingga dengan perjalanan waktu pemikiran-pemkiran kotor itu mulai menjalar ke seluruh tubuhnya, sendi-sendinya semakin menghujam, mulai menyerang pemikiran yang baik serta merealisasikan apa yang menjadi rencana dan keinginan orang-orang kafir.
Allâh Azza wa Jalla berfirman :
فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ ﴿٨﴾ وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ
Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allâh). Mereka ingin supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu). [al-Qalam/68:8-9]
وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ
Sebahagian besar ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. [al-Baqarah/2:109]
Demikianlah pemberitahuan dari Allah Azza wa Jalla kepada kaum Muslimin. Kenapa kita kurang memperhatikannya bahkan -iyadzan billah- sebagian dari kaum Muslimin lebih mempercayai perkataan orang-orang kafir daripada firman Allah k . Semoga Allâh Azza wa Jalla memberikan taufiq-Nya kepada kita dan seluruh kaum Muslimin agar segera menyadari bahaya yang mengancam keselamatan kita ini.
Orang yang mau memperhatikan dampak buruk yang menimpa para pemirsa tayangan-tayangan yang disajikan orang-orang kafir itu, dia akan dapati dampak buruk itu begitu banyak, tak terhitung, baik keburukan pada akidah, keburukan pada sosial kemasyarakatan, prilaku, pemikiran dan kejiwaan.
Diantaranya yaitu kerusakan pada akidah (misalnya) menipisnya keyakinan; Munculnya keraguan sehingga mengakibat seorang Muslim hidup dalam kebimbangan; Juga melemahkan akidah al-wala wal bara' (rasa suka dan benci karena Allah) sehingga menyebabkan seseorang hidup jauh dari rasa cinta kepada Allâh Azza wa Jalla , jauh dari rasa cinta kepada agamanya dan cinta kepada sesama Muslim serta beralih mencintai dan menyukai para pelaku keburukan, simbol-simbol kerusakan dan para penyerunya. Ditambah lagi adanya seruan secara terang-terangan untuk mengikuti orang-orang kafir dalam hal akidah, kebiasaan, ritual dan perayaan-perayaan mereka.
Sedangkan kerusakan dalam sosial kemasyarakatan dan penyimpangan perilaku yang disebarkan oleh channel-channel itu adalah adanya ajakan untuk melakukan perbuatan kriminal dengan menayangkan tayangan kekerasan, pembunuhan, penculikan, perampasan; Adanya seruan yang mengajak kepada fanastisme untuk melakukan tindak aniaya dan kriminal; Adanya pembelajaran pencurian, penipuan dan perbuatan dosa; Seruan untuk melakukan ikhtilâth (campur baur antara laki dan perempuan), menanggalkan hijab, telanjang, perempuan yang menyerupai lelaki atau sebaliknya, dan lain sebagainya
Cukuplah menjadi sebuah keburukan akibat dari tayangan-tayangan itu yaitu engkau melalaikan kewajiban-kewajiban dan berbagai perbuatan taat, terutama shalat lima waktu yang merupakan salah satu rukun Islam. Dan masih banyak lagi dampak buruknya yang tidak mungkin dihitung. Allâh Azza wa Jalla berfirman :
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا﴿١٥﴾وَأَكِيدُ كَيْدًا﴿١٦﴾فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا
Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar. [ath-Thâriq/86:15-17]
Inilah sebagian kegiatan yang dilakukan dan tujuan yang ingin digapai oleh orang-orang kafir. Lalu apa kewajiban kita ?
Layakkah bagi seorang Muslim untuk mendengarkan makar, keburukan dan kedustaan mereka ?
Layakkah bagi seorang untuk membiarkan dirinya dan keluarganya duduk menyaksikan apa yang mereka sebarkan ?
Layakkah bagi seorang Muslim memilih untuk diri dan keluarganya suatu kehinaan, perbuatan tercela ?
Sesungguhnya Allah telah memperingatkan kepada hamba-hamba-Nya untuk tidak condong kepada orang-orang kafir, dan telah menjelaskan besarnya keburukan mereka, juga menjelaskan jalan keselamatan, yaitu berpegang kepada agama Allah, mengikuti sunnah Rasul-Nya dan bersabar diatasnya, sampai menghadap kepada-Nya.
(Diangkat makalah berjudul Khuthurah al-Qanawat al-Fadhaiyyah, dari kitab al-Fawâid al-Mantsûrah, hlm. 112-115, karya Syaikh Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr)
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun XV/1433H/2012M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]
_______
Footnote
[1]. HR. Muslim no. 1844 dari hadits Abdullah bin Amr bin 'Ash Radhiyallahu anhu
Label:
Serba-serbi Islami.
Langganan:
Komentar (Atom)











