TANDA-TANDA KIAMAT
–
Ini merupakan sesuatu yang pasti namun tak seorang pun yang mengetahui
kapan datangnya. Hanya Allah sajalah yang mengetahui kapan hari kiamat
terjadi.
Namun, banyak keterangan
yang memberikan penjelasan tentang tanda-tanda kiamat. Berikut ini
merupakan tanda-tanda kiamat yang berdasarkan hadist Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam.
Ngga ada salahnya kamu tonton penjelasan ustadz satu ini, kamu akan
tercengang dengan fakta-fakta yang beliau ungkap melalui penjelasannya.
Tanda Kiamat Penaklukan Yerusalem
Yerusalem
adalah nama yang tidak asing lagi di hati umat Kristen, Yahudi dan
Muslim selama beberapa abad berbagi area dan sejarah perselisihan. Dalam
bahasa ibrani disebut Yerushalayim dan al-Quds dalam bahasa Arab yang
merupakan salah satu kota tertua di dunia.
Di
masa lalu, kota ini pernah ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali
selama beberapa kali dan meninggalkan sebuah bagian berbeda.
Ketika
wilayah ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan dan
konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam
menghormati tanah yang suci ini. Kota ini memiliki arsitektur bersejarah
dan terdapat pembagian wilayah bagi Kristen, Muslim, Yahudi dan
Armenia.
Sebuah hadist yang
diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa Auf bin Malik r.a. berkata, bahwa
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Aku menghitung 6 hal
menjelang hari kiamat.” Baginda Rasulullah menyebutkan salah 1 di
antaranya, yaitu penaklukan Yerusalem. ” dalam Sahih Bukhari.
Wilayah
Muslim merupakan yang terbesar diantara yang lain dan terdapat tempat
suci Masjid al-Aqsa serta dataran tinggi yang dikenal sebagai Haram
al-Sharif oleh umat Islam.
Masjid ini
merupakan tempat suci ketiga bagi Islam setelah Masjidil Haram di
Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Umat Muslim yakin Nabi Muhammad ke
Yerusalem dari Mekkah ketika melakukan perjalanan malam yang disebut
Isra Mi’raj.
Tanda Kiamat Zina Merajalela
Bahaya Pergaulan Bebas
Perubahan
zaman sangat pesat dan manusia semakin banyak berbuat kerusakan.
Teknologi semakin maju, semakin banyak pula maksiat di mana-mana. Itulah
yang terjadi di zaman kita saat ini.
Hal
ini dapat kita saksikan dari bagaimana seorang wanita dalam
menggunakan busana. Ada wanita yang memakai pakaian tanpa penutup
kepala. Ada pula yang suka memakerkan betisnya. Pada akhir zaman
perbuatan zina pun tersebar di mana-mana.
Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadist
“Dan
tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang seenaknya melakukan
persetubuhan seperti himar(keledai). Maka pada zaman mereka inilah
kiamat akan datang.”
Mungkin
saat ini kita sering mendengar berita baik di televisi maupun surat
kabar bahwa banyak sekali kasus perzinaan. Jika berdasarkan hadist di
atas, ini merupakan salah satu tanda hari kiamat akan segera datang.
Ciri dan Tanda Kiamat Merajalelanya Alat Musik
Tanda kiamat ini
telah banyak bermunculan pada zaman-zaman sebelumnya dan sekarang lebih
banyak lagi. Alat-alat musik telah muncul di zaman ini dan menyebar
dengan penyebaran yang sangat luas serta banyak para penyayi wanita.
Ada
sebuah hadist yang menerangkan bahwa di akhir zaman akan terjadi
bencana longsor, kerusuhan dimana-mana dan lainnya. Hal ini disebabkan
oleh merajalelanya musik.
“Pada
akhir zaman akan terjadi longsor, kerusuhan dan perubahan muka. “Ada
yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam;” Wahai
Rasulullah bilakah hal ini terjadi?” Beliau menjawab, “Apabila telah
merajalela bunyian (musik) dan penyanyi-penyanyi wanita.” (H.R. Ibnu
Majah)
Ini sudah sangat jelas.
Dimanapun kita berada, akan terdengar suara musik. Terlebih di televisi,
acara musik dari pagi hingga malam non-stop.
Menghias Masjid dan Membanggakannya
“Di antara tanda-tanda telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegahan dalam mendirikan masjid” – H.R. Nasai.
Lihatlah
di sekitar kita, banyak sekali masjid dibangun dengan bermegah-megahan.
Namun ketika waktu datang sholat, sedikit sekali yang sholat berjamaah.
Jika
masjid-masjid telah dihiasi, yang tersisa hanyalah dinding dinding dan
perhiasannya. Padahal semua itu akan musnah ketika terjadi kiamat nanti.
Namun semua ini memang sudah ketetapan Allah SWT.
Tanda-tanda Kiamat Munculnya Kekejian
“Tidak
akan datang kiamat sehingga banyak perbuatan dan perkataan keji,
memutuskan hubungan silaturrahimdan sikap yang buruk dalam bertetangga.”
H.R. Ahmad dan Hakim
Hal ini
pun sudah banyak terjadi di sekitar kita. Bahkan kita sering mendengar
berita tentang ayah yang memperkosa anaknya, anak yang tega membunuh
orang tuanya dan lain sebagainya. Ini juga tanda kiamat sudah dekat.
Dalam hal ini akhlak harus
ditanamkan sedini mungkin pada anak-anak agar tidak terjerumus kepada
hal kemaksiatan. Lingkungan yang baik juga dapat mempengaruhi pola pikir
yang baik dan tindakan yang baik pula dan sebaliknya jika lingkungan di
sekitar kita buruk maka akan kita bisa terbawa dampak buruknya.
Hilangnya Ilmu dan Tersebar Kebodohan
“Tidak
akan datang hari kiamat sehingga Allah mengambil orang-orang yang baik
& ahli agama di muka bumi, maka tidak ada yang tinggal padanya
kecuali orang-orang yang hina dan buruk yang tidak mengetahui yang
ma’ruf dan tidak mengingkari kemungkaran.” H.R. Ahmad
Akhir-akhir
ini, kita sering mendengar kabar meninggalnya ulama secara
berturut-turut. Ada yang karena sakit, dibunuh, kecelakaan dan
sebagainya. Namun, kejadian ini masih belum seberapa dengan fenomena
ketika dunia sudah menghampiri hari terakhirnya.
Al-Bukhari
meriwayatkan dari Syaqiq, beliau berkata, “ِAku pernah bersama
‘Abdullah dan Abu Musa, keduanya berkata, ‘Nabi Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda: ‘Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat akan
ada beberapa hari di mana kebodohan turun dan ilmu dihilangkan.’”
Para
ulama menafsirkan, bahwa diangkatnya ilmu bukan terjadi begitu saja,
akan tetapi ulama-ulama dan kaum muslimin yang baik akan diwafatkan oleh
Allah SWT, sehingga tidaklah tersisa di muka bumi ini melainkan
orang-orang bodoh tentang agama dan munafik. Maka, fatwa-fatwa yang
tersebar di kalangan kaum muslimin ketika itu adalah fatwa dari
ulama-ulama jahat yang mengharapkan sedikit harta dunia.
Orang yang Bodoh dan Tidak Amanah Mendapat Posisi Terhormat
“Di antara tanda semakin dekatnya kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka ‘bin Luka’ (orang
yang bodoh dan hina). Maka orang yang paling baik ketika itu adalah
orang yang beriman yang diapit oleh 2 orang mulia ” H.R. Thabrani.
Mari
lihat di sekitar kita saat ini. Banyaknya koruptor dan orang-orang
bodoh yang menduduki kursi penting di dalam negara ini adalah bibit dari
parahnya kondisi krisis kepimimpinan di akhir zaman. Di dalam hadits
yang lainnya, disebutkan bahwa kondisi pemimpin menggambarkan kondisi
rakyat yang dipimpinnya tersebut. Itu artinya, masyarakat ketika itu pun
sudah tidak lagi peduli bagaimana pun pemimpinnya.
Kondisi
ini juga sudah mulai terlihat di sebagian masyarakat kita. Mereka tidak
lagi peduli siapa saja yang memimpinnya di DPR ataupun Presiden.
Asalkan mereka diberikan “uang saku” ketika masa pemilu, maka yang
memberi paling besar itulah yang akan dipilih.
Maka,
jangan heran bahwa kondisi masyarakat dan pemimpin di akhir zaman nanti
akan sangatlah parah, bahkan lebih parah daripada kondisi kita yang
sudah parah ini. Barangkali, ini merupakan salah satu diantara
tanda-tanda menjelang hari kiamat yang sangat mengerikan itu.
Mengucapkan Salam Kepada Orang yang Dikenalnya Saja
“Sesungguhnya
di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah manusia tidak
mau mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja.”
H.R. Ahmad.
Kita semua memahami bahwa
setiap muslim itu bersaudara. Akan tetapi, nampaknya itu masih dalam
sebatas teori, dan belum kita praktekkan. Salah satu cara praktek adalah
dengan mengucapkan salam kepada sesama muslim, hal inilah yang terjadi di kehidupan sosial para pendahulu kita yang shalih.
Selain
salam, mereka biasanya juga akan mendo’akan orang yang ditemuinya
tersebut dengan do’a-do’a kebaikan lainnya. Kondisi umat Islam yang
sudah jarang mengucapkan salam kepada muslim yang tidak dikenalnya
hampir terjadi di seluruh negara-negara Islam, termasuk negara dengan
jumlah muslim terbesar di dunia, Indonesia tercinta ini.
Padahal,
seringnya mengucapkan salam kepada muslim merupakan indikasi kecintaan
kepada mereka. Apabila salam saja tidak, apalagi hal-hal yang lainnya,
seperti mendo’akan, membantu jika kesusahan dan sebagainya. Bahkan,
sekarang ini kondisi umat Islam seakan diadu domba dengan berbagai
pertikaian yang terjadi diantara mereka.
Wanita yang Berpakaian Tapi Telanjang
Diriwayatkan
dari Abu Hurairah r.a. “Di antara tanda-tanda telah hari kiamat adalah
akan muncul pakaian-pakaian wanita dan ketika mereka memakainya
keadaannya seperti telanjang”.
Para ulama menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan wanita yang berpakaian tetapi telanjang adalah para wanita yang memakai baju atau rok, akan tetapi tembus pandang.
Selain
itu, ada juga yang berpendapat bahwa maksudnya adalah mereka memakai
pakaian, akan tetapi pakaiannya tersebut “tersobek” dengan sengaja
hingga menampakkan auratnya demi mengundang syahwat lelaki, seperti
banyak yang terjadi di pramugari-pramugari maskapai kelas atas.
Ada
lagi yang mengatakan bahwa mereka ini adalah wanita-wanita yang memakai
pakaian ketat, sehingga bentuk tubuh badannya terlihat amat jelas.
Kondisi wanita yang berpakaian namun telanjang ini tentunya akan
memancing syahwat lelaki. Maka, apabila itu sudah terjadi, tidak akan
heran apabila akan banyak terjadi perzinahan bahkan di tempat umum,
sebagaimana diriwayatkan hadits yang lainnya.
Pada
masa kita sekarang ini, sudah banyak wanita-wanita yang berpakaian
namun telanjang. Tinggal tunggu masanya akan tiba masyarakat sudah tidak
asing lagi dengan perzinahan dan mereka pun melakukannya di tempat umum
tanpa ada rasa malu sedikitpun.
Bulan Sabit Terlihat Besar
“Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah menggelembung (membesarnya) bulan sabit.” H.R. Thabrani.
Mengenai hal ini, kita belum tahu hakikat penjelasannya.
Banyak Dusta dan Tidak Tepat dalam Menyampaikan Berita
“Pada
akhir zaman akan muncul pembohong-pembohong besar yang datang kepadamu
dengan membawa berita-berita yang belum pernah kamu dengar dan belum
pernah didengar oleh ayah kamu sebelumnya, karena itu jauhkanlah dirimu
dari mereka agar mereka tidak menyesatkanmu dan memfitnahmu.”
H.R. Muslim
Teknologi semakin
canggih, informasi semakin cepat tersebar. Namun tak jarang, informasi
yang tersebar itu merupakan berita bohong, pengalihan isu bahkan hal
yang sebaliknya.
Banyak Saksi Palsu dan Menyimpan Kesaksian yang Benar
“Sesungguhnya sebelum datangnya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian yang benar.” H.R. Ahmad
Saat ini orang-orang takut untuk berkata jujur. Entah itu karena diancam ataupun karena kekerabatan.
Negara Arab Menjadi Padang Rumput dan Sungai
“Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai” H.R. Muslim.
Mewarnai Rambut dengan Warna Hitam
“Pada
akhir zaman akan muncul suatu kaum yang mencelupi rambut mereka dengan
warna hitam seperti ‘bulu merpati’ yang mereka itu tidak akan mencium
bau surga.” H.R. Abu Daud dan Nasai.
Di dunia ini banyak sekali orang yang ingin tampil ganteng dan cantik. Bahkan demi terlihat muda, berani membayar mahal.
Munculnya Dajjal
Kita
sudah sering mendengar kalau tanda-tanda kiamat besar salah satunya
yaitu munculnya dajjal. Lalu siapakah dajjal itu? Berdasarkan hadits
Nabi shallallahu alaihi wa sallam, dajjal adalah seorang
laki-laki, muda, buta sebelah matanya, berkulit merah, tidak punya anak,
tertulis di antara kedua matanya ‘kafir’ yang dapat dibaca setiap
muslim.
Dari Ubadah bin Shomit ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki pendek, berkaki bengkok,
keriting, buta sebelah mata, terhapus mata, tidak menonjol dan tidak
bermata cekung. Jika disamarkan kepadamu, maka ketahuilah bahwa Tuhanmu Subhanahu wa Ta’ala tidak buta sebelah matanya.” (HR. Ahmad)
Turunnya Nabi Isa bin Maryam
Setelah keluarnya Dajjal dengan berbuat kerusakan di muka bumi, kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan Nabi Isa alaihi salam. Beliau turun ke bumi di suatu tempat di Suriah, pada sebelah sisi menara putih.
Kedua tangan Nabi Isa alaihi salam diletakan
di atas sayap malaikat. Kemudian Nabi Isa membunuh dajjal dan
memerintah di bumi dengan hukum syariat Islam. Pada masa itu dunia akan
damai selama tujuh tahun, kemudian Nabi Isa wafat.
Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
Ya’juj
dan Ma’juj merupakan dua golongan umat keturunannya Nabi Adam. Mereka
adalah sebuah golongan yang kuat dan tak seorang pun yang mampu
melawannya. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj adalah salah satu dari
tanda-tanda kiamat besar. Mereka semua mati setelah Nabi Isa dan para
sahabatnya berdoa memohon kepada Allah.
“Hingga
apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan
cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” (QS. Al Anbiyaa’ 96)
Tiga Peristiwa Longsor
Tanda-tanda
kiamat besar lainnya yaitu adanya longsor besar di tiga wilayah, yaitu
longsor di Barat, longsor di Timur dan longsor di Semenanjung Arab.
Munculnya Kabut Asap
Munculnya kabut asap disebut sebagai salah satu tanda kiamat besar. Hal ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala,
“Maka
tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata. Yang meliputi
manusia. Inilah azab yang pedih.” (QS. Ad Dukhoon 10-11)
dan juga hadits Nabi shollallahu alaihi wa sallam,
Dari Abu Hurairah dari Nabi shollallahu alaihi wa sallam,
beliau bersabda: “Bersegeralah beramal shaleh (sebelum) enam perkara:
terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya (sebelah barat) atau kabut
atau Dajjal atau binatang atau kematian atau hari kiamat.” (HR. Muslim)
Terbitnya Matahari di Barat
Tanda kiamat yang satu sering kita dengar. Ya, hal ini berdasarkan hadits Nabi shollallahu alaihi wa sallam,
Dari Abu Hurairoh, sesungguhnya Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga terbit matahari dari sebelah
barat. Apabila matahari telah terbit dari sebelah barat maka semua
manusia akan beriman, pada hari itu: tidaklah bermanfaat lagi iman
seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia
(belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (Muttafaq alaihi)
Keluarnya Binatang Melata
Menjelang
hari kiamat akan muncul binatang melata yang memberikan tanda kepada
manusia. Binatang tersebut menerangi wajah orang beriman dan mengekang
hidung orang kafir.
“Dan apabila
perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang
melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya
manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (QS. An-Naml 82)
Hal ini juga pernah dijelaskan oleh Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam,
Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shollallahu alaihi wa sallambersabda:
“Jika telah keluar tiga perkara maka tidaklah bermanfaat lagi iman
seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia
(belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya: terbitnya matahari
dari sebelah Barat, Dajjal dan binatang melata dari bumi.” (HR. Muslim)
Keluarnya Api yang Menggiring Manusia
Kelak
di hari akhir akan muncul api dari Yaman. Api tersebut akan tersebar di
seluruh bumi dan menggiring manusia. Berdasarkan hadits Nabi shollallahu alaihi wa sallam,
Dari Anas bin Malik, sesungguhnya Abdullah bin Salam ketika masuk Islam, ia bertanya kepada Nabi shollallahu alaihi wa sallam tentang beberapa masalah. Di antaranya: “apakah pertama-tama tanda hari kiamat?”
Nabi shollallahu alaihi wa sallam menjawab, “Adapun pertama-tama tanda hari kiamat adalah adanya api yang menggiring manusia dari Timur ke Barat.” ( HR. Bukhari).
Hari Kiamat Pasti Datang
Dalam Al Quran Allah S.W.T sudah menjelaskan bahwasanya hari kiamat itu dekat
“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya” … (QS Al Hajj: 7).
“Dan
tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara
keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu
pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik “(QS
Al Hijr: 85).
Tampaknya ada beberapa
orang yang berargumen bahwa pesan yang disampaikan oleh Al Qur’an
tentang Hari Akhir difirmankan lebih dari 1400 tahun lalu dan periode
zaman itu sudah lama, jika dibandingkan dengan panjang usia seorang
manusia.
Kelebihan Akhlakul Islam di Dunia
.Allah
mengatakan bahwa orang-orang yang menyembah-Nya secara ikhlas, dengan
tidak menyekutukan-Nya dengan makhluk-Nya sebagai tuhan-tuhan lain
selain-Nya dan beramal saleh untuk meraih ridha-Nya, akan dianugerahi
kekuasaan dan pengaruh.
“Dan Allah
telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan
mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan
menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan
orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan
meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan
Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada
dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan
tidak mempersekutukan apa pun dengan-Ku. Dan barangsiapa yang (tetap)
kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”
(QS An Nuur: 55).
Dalam sejumlah
ayat, juga dikatakan bahwa adalah sunnatullah, bahwa hamba-hamba Allah
yang beriman dan hidup dalam agama yang benar dalam hati mereka akan
menjadi pewaris dunia ini.
“Dan
sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam Lauhul
Mahfuzh), bahwasanya bumi ini dipusakai (oleh) hamba-hamba-Ku yang
saleh” (Surat Al Anbiya’: 105).
“Dan
Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka.
Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap)
ke hadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku” (Surat Ibrahim: 14)
Terbelahnya Bulan
Dalam
Al Qur’an Surat ke-54 disebut juga sebagai ‘Surat Al Qamar.’
Pada bahasa Inggris kata qamar memiliki arti yaitu bulan. Dalam
banyak hal, surat ini menerangkan kehancuran yang menimpa kaum Nuh,
‘Aad, Tsamud, Luth serta Fir’aun, karena mereka menolak peringatan para
nabi. Berbarengan dengan hal itu, ada pesan yang sangat khusus
disampaikan di ayat pertama berkenaan dengan Hari Akhir.
“Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan.” (QS Al Qamar: 1)
Asal
kata ‘terbelah’ yang dipakai pada ayat ini berasal dari kata dalam
bahasa Arab, syaqqa, yang memiliki berbagai macam makna. Dalam
beberapa tafsir atas ayat Al Qur’an ini, makna ‘terbelah’ lebih tepat.
Tetapi kata syaqqa dalam bahasa Arab dapat juga berarti ‘membajak’ atau
‘mencangkul’ tanah.
Pada contoh pertama, kita dapat merujuk ayat ke-26 Surat Abasa:
“Sesungguhnya
Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami
belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di
bumi itu, anggur dan sayur-sayuran.” (QS ‘Abasa: 25-29)
Terlihat
jelas bahwa makna yang terkandung syaqqa di sini bukanlah ‘membelah.’
Kata ini berarti membajak tanah untuk menumbuhkan berbagai tanaman.
Jika kita
kembali ke tahun 1969, kita bisa melihat beberapa keajaiban Al Qur’an.
Berbagai macam eksperimen yang dikerjakan di permukaan bulan pada 20
Juli 1969 bisa jadi mengisyaratkan terbuktinya berita yang disampaikan
pada 1.400 tahun yang lalu dalam Surat Al Qamar. Pada tanggal itu,
astronot Amerika menjejakkan kakinya di bulan.
Sesudah menggali
tanah di bulan, mereka melaksanakan berbagai percobaan ilmiah dan
mengumpulkan beberapa contoh batu-batuan dan tanah. Tentu saja sangat
menarik bahwasanya berbagai kejadian ini sesuai sepenuhnya dengan
pernyataan dalam ayat ini.
Kekacauan dan Peperangan
Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Al Harj (akan meningkat)”’
Mereka bertanya, “Apakah Al Harj itu?” Beliau menjawab, “(Yaitu)
pembunuhan (saling membunuh), (yaitu) saling membunuh (pembunuhan).” (HR
Bukhari)
Hari Kiamat (As Sa’ah) akan
tiba ketika kekerasan, pertumpahan darah, dan kekacauan akan menjadi
suatu yang lazim (HR Al-Muttaqi al-Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)
Dunia
ini tidak akan menemui akhirnya, hingga suatu hari akan datang pada
manusia, pada hari itu akan ada pembunuhan massal dan pertumpahan darah.
(Muslim)
Jika kita lihat 14 abad
yang lalu. kita lihat beragam peperangan di wilayah tertentu sebelum
abad ke-2 puluh. Walau demikian, peperangan yang memengaruhi tiap-tiap
orang didunia, sistem politik, semua perekonomian, serta susunan sosial,
hanya berlangsung pada saat saat ini saja, dalam dua perang dunia.
Di
Perang Dunia I, kian lebih 20 juta jiwa wafat. Pada Perang Dunia II,
jumlah yang meniggal lebih dari 50 juta jiwa. Selain itu, Perang Dunia
II disadari sebagai perang yang paling berdarah, terbesar, serta paling
menghancurkan dalam sejarah.
Beragam
pertentangan yang berlangsung sesudah Perang Dunia II (Perang Dingin,
Perang Korea, Perang Vietnam, perseteruan Arab-Israel serta Perang
Teluk) yaitu contoh diantara beragam momen yang paling kritis di zaman
modern ini.
Diluar itu, beragam
perang, pertentangan, serta perang saudara di beberapa wilayah sudah
mengakibatkan kehancuran di sebagian belahan dunia. Di berbagaitempat
seperti Bosnia, Palestina, Chechnya, Afghanistan, Kashmir, serta banyak
lagi yang lain, beragam permasalahan selalu merongrong kemanusiaan.
Sumber : satujam.com
8888888888888