*Delapan Mutiara Hidup di Dunia*
Syaqiq al Balkhi (wafat th. 194 H). Suatu ketika berkata kepada muridnya, Hatim al Asham (wafat th. 237) -semoga Allah merahmati keduanya-,
"Kamu telah menjadi muridku sekian lama. Apa yang telah kamu pelajari?"
Berkata Hatim al Asham -rahimahullah-, "Ada Delapan hal :
Pertama : Aku perhatikan kepada seluruh manusia, mereka semua memiliki kekasih. Dan ketika mereka masuk ke kuburnya, tidak ada satupun kekasih yang turut serta mendampingi. Maka aku menjadikan amal shalehku sebagai kekasihku supaya ia menjadi kekasihku di kuburku,,
Kedua : Aku perhatikan firman ALLAH, "Dan menahan dirinya dari hawa nafsu,," Qs. an Nazi'at: 40; maka aku berusaha untuk menahan hawa nafsuku sehingga dia tentram dalam ketaatan kepada ALLAH -subhanahu wata'ala-,
Ketiga : Aku perhatikan, setiap orang yang memiliki barang berharga yang disayanginya, ia menjaganya. Kemudian aku memperhatikan firman ALLAH, "Apa yang ada di sisimu pasti sirna dan apa yang ada di sisi ALLAH adalah abadi" Qs. an Nahl : 96; maka setiap apa yang aku sayangi dan sangat berharga di hatiku, aku tujukan kepada ALLAH -subhanahu wata'ala- agar itu abadi di sisiNYA,
Keempat : Aku perhatikan, manusia itu berbangga dengan harta, jabatan dan keturunan, sedangkan aku tidak memiliki sedikitpun dari itu semua. Dan aku perhatikan firman ALLAH, "Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi ALLAH adalah yang paling bertakwa." Qs. al Hujurat: 13; maka aku berusaha dengan selalu menjadi orang bertakwa agar aku menjadi orang mulia di sisiNYA.,
Kelima : Aku perhatikan manusia itu sering iri dan dengki. Dan aku perhatikan firman ALLAH, "Kami telah membagi kehidupan (rizki) mereka,," Qs. az Zukhruf : 32; maka kenapa aku harus iri dan dengki??,
Keenam : Aku perhatikan manusia banyak yang saling memusuhi satu sama lain. Aku perhatikan dalam firman ALLAH, "Sesungguhnya Setan adalah musuh kalian, maka jadikanlah ia sebagai musuh!!" Qs. Fathir : 6; maka aku tinggalkan permusuhan di antara mereka dan aku jadikan setan sebagai satu-satunya musuhku!!,
Ketujuh : Aku perhatikan banyak manusia yang menghinakan dirinya dalam mencari rizki, dan aku perhatikan firman ALLAH, "tidaklah satupun yang melata di bumi melainkan tanggung jawab Allah lah yang memberi rizki." Qs. Huud :6, maka aku menyibukkan diriku dengan apa yang menjadi tanggung jawabku kepadaNYA dan aku pasrahkan apa yang menjadi hakku kepadaNYA.,
Kedelapan : Aku perhatikan banyak manusia yang berpasrah kepada perdagangan, produksi dan kesehatan badan mereka. Adapun aku, aku bertawakal hanya kepada ALLAH semata.
semoga bermanfaat dengan kalimat diatas iniyang arif dan bijak.


0 komentar:
Posting Komentar