Hadis tentang hasad
Bismillahirrahmanirrahiim...
Dari Abu Hurairah r.a katanya, Rasulullah SAW bersabda:
"Seluruh amal manusia dihadapkan kepada Allah SWT dalam (seminggu) dua kali. Iaitu pada hari Isnin dan Khamis. Maka diampuni Allah dosa setiap hamba-Nya yang mukmin kecuali orang yang bermusuhan. Maka dikatakan: "Tinggalkanlah kedua orang ini dahulu sampai mereka berdamai."
(Riwayat Muslim)
Dari 'Aisyah r.a katanya: Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang paling dibenci Allah ialah orang yang suka bermusuh-musuhan."
(Riwayat al-Bukhari)
Diriwayatkan daripada Anas bin Malik r.a katanya: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kamu saling benci membenci, dengki mendengki dan sindir menyindir. Jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Haram seseorang Muslim berkelahi dengan saudaranya lebih dari tiga hari lamanya."
(Riwayat Bukhari & Muslim)
Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kamu berbicara dengan ucapan yang buruk, janganlah kamu sindir menyindir, janganlah kamu memperdengarkan khabar orang lain dan janganlah sebahagian kamu menjual atas jualan sebahagian yang lain. Sementara itu, jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara."
(Riwayat Bukhari & Muslim)
Firman Allah SWT, maksudnya:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah(panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
(Surah Al-Hujuuraat: Ayat 11)
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan buruk-sangka(kecurigaan), kerana sebagian dari buruk-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah mengumpat satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
(Surah Al-Hujuuraat: Ayat 12)
Daripada Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW telah bersabda:
"Adakah kamu tahu siapakah orang papa (muflis) pada Hari Kiamat?"
Jawab sahabat, "Orang papa yang kami tahu ialah orang yang habis uang dan harta bendanya."
Baginda bersabda lagi:
"Sesungguhnya orang yang papa/miskin pada hari itu ialah orang yang mengerjakan sholat, puasa dan berzakat, di samping itu mereka suka mencaci atau memaki namun, menuduh dengan sewenang-wenang, memakan harta orang lain, membunuh manusia dengan kejam dan memukul orang yang tidak bersalah. Segala amal kebajikannya yang dikerjakannya akan digunakan bagi menampung kesalahan dan kejahatan yang dilakukannya. Sekiranya kebajikannya tidak cukup, maka baki kesalahannya akan digabung dengan kesalahan orang yang dianiaya lalu dibebankan kepadanya, kemudian ia dicampakkan kedalam neraka."
(Riwayat Muslim)
Dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata: Bersabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam:
"Aku peringatkan kamu dari prasangka sesungguhnya prasangka itu adalah bisikan yang paling bohong. Dan janganlah kamu mencari-cari rahAsia (kelemahan, ke’aiban dan keburukan saudaranya), janganlah merasa-rasakan (yang bukan-bukan), janganlah kamu melakukan pertengkaran, jangan berhasad (dengki), jangan berbenci-bencian, janganlah membelakangkan (saudaramu seagama). Dan jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara."
(Hadith Riwayat al-Bukhari)
Dari Abdullah bin Umar, beliauberkata:Aku melihat Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam sedang tawaf di Kaabah lalu bersabda:
"Demi jiwa Muhammad yang di tanganNya, sesungguhnya kehormatan seseorang mukmin lebih besar di sisi Allah dari harta dan darahnya sehingga dia berprasangka sesamanya yang baik.”
(Hadith Riwayat Ibn Majah)
Dari Umar bin Al-Khatab, beliau berkata:
"Janganlah kamu berprasangka (buruk) dengan kalimat yang keluar dari (mulut) saudara kamu yang mukmin kecuali yang baik."
(Lihat Tafsir Ibn Kathir, jld. 4, m/s 271)
Dari Haritha bin an-Nukman berkata:Bersabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam:
"Tiga perkara yang sentiasa ada pada umatku:Kepercayaan sial.Hasad dengki.Prasangka."
Beliau bertanya: "Apakah yang bisa menghilangkan dari itu (semua) wahai Rasulullah?. bagi sesiapa yang telah ada pada dirinya perkara-perkara tersebut?"
Baginda bersabda:
"Apabila berhasad dengki mintalah ampun, apabila berprasangka janganlah diteruskan dan apabila mempercayai tataiyur (tahyul/khurafat) hendaklah dihapuskan."
(Hadith Riwayat at-Tabrani)
"Apabila (seseorang) kurang berilmu akan (mudah) menimbulkan perasaan benci dan tuduhan salah (kepada orang lain).Dan jika pengetahuan tentang athar (hadith dan perbuatan sahabat) hanya sedikit, akan ramai yang mengikut hawa nafsu.Bermulai dari yang demikian, akan engkau temui suatu kaum (kumpulan) yang ramai mencintai (menyebelahi) kaum (kumpulan) yang lain hanya atas dasar hawa nafsu (bukan atas dasar kebenaran al-Quran atau al-Hadith) kerana tidak mengetahui (ilmu)nya dan dalilnya.Sedangkan mereka menyokong atau memusuhi (satu kumpulan) tanpa mengikut (landasan) hadith yang sahih dari Nabi dan dari Salaf ummah ini, mereka tidak mengetahui makna (al-Quran dan al-Hadith) dan tidak mengetahui apa yang dikehendaki (oleh hadith) tersebut dan tidak tahu untuk mempraktikankannya."
(Hadith Riwayat Imam Malik)
sumber hadis2.
Dari Abu Hurairah r.a katanya, Rasulullah SAW bersabda:
"Seluruh amal manusia dihadapkan kepada Allah SWT dalam (seminggu) dua kali. Iaitu pada hari Isnin dan Khamis. Maka diampuni Allah dosa setiap hamba-Nya yang mukmin kecuali orang yang bermusuhan. Maka dikatakan: "Tinggalkanlah kedua orang ini dahulu sampai mereka berdamai."
(Riwayat Muslim)
Dari 'Aisyah r.a katanya: Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang paling dibenci Allah ialah orang yang suka bermusuh-musuhan."
(Riwayat al-Bukhari)
Diriwayatkan daripada Anas bin Malik r.a katanya: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kamu saling benci membenci, dengki mendengki dan sindir menyindir. Jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Haram seseorang Muslim berkelahi dengan saudaranya lebih dari tiga hari lamanya."
(Riwayat Bukhari & Muslim)
Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kamu berbicara dengan ucapan yang buruk, janganlah kamu sindir menyindir, janganlah kamu memperdengarkan khabar orang lain dan janganlah sebahagian kamu menjual atas jualan sebahagian yang lain. Sementara itu, jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara."
(Riwayat Bukhari & Muslim)
Firman Allah SWT, maksudnya:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah(panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
(Surah Al-Hujuuraat: Ayat 11)
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan buruk-sangka(kecurigaan), kerana sebagian dari buruk-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah mengumpat satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
(Surah Al-Hujuuraat: Ayat 12)
Daripada Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW telah bersabda:
"Adakah kamu tahu siapakah orang papa (muflis) pada Hari Kiamat?"
Jawab sahabat, "Orang papa yang kami tahu ialah orang yang habis uang dan harta bendanya."
Baginda bersabda lagi:
"Sesungguhnya orang yang papa/miskin pada hari itu ialah orang yang mengerjakan sholat, puasa dan berzakat, di samping itu mereka suka mencaci atau memaki namun, menuduh dengan sewenang-wenang, memakan harta orang lain, membunuh manusia dengan kejam dan memukul orang yang tidak bersalah. Segala amal kebajikannya yang dikerjakannya akan digunakan bagi menampung kesalahan dan kejahatan yang dilakukannya. Sekiranya kebajikannya tidak cukup, maka baki kesalahannya akan digabung dengan kesalahan orang yang dianiaya lalu dibebankan kepadanya, kemudian ia dicampakkan kedalam neraka."
(Riwayat Muslim)
Dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata: Bersabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam:
"Aku peringatkan kamu dari prasangka sesungguhnya prasangka itu adalah bisikan yang paling bohong. Dan janganlah kamu mencari-cari rahAsia (kelemahan, ke’aiban dan keburukan saudaranya), janganlah merasa-rasakan (yang bukan-bukan), janganlah kamu melakukan pertengkaran, jangan berhasad (dengki), jangan berbenci-bencian, janganlah membelakangkan (saudaramu seagama). Dan jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara."
(Hadith Riwayat al-Bukhari)
Dari Abdullah bin Umar, beliauberkata:Aku melihat Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam sedang tawaf di Kaabah lalu bersabda:
"Demi jiwa Muhammad yang di tanganNya, sesungguhnya kehormatan seseorang mukmin lebih besar di sisi Allah dari harta dan darahnya sehingga dia berprasangka sesamanya yang baik.”
(Hadith Riwayat Ibn Majah)
Dari Umar bin Al-Khatab, beliau berkata:
"Janganlah kamu berprasangka (buruk) dengan kalimat yang keluar dari (mulut) saudara kamu yang mukmin kecuali yang baik."
(Lihat Tafsir Ibn Kathir, jld. 4, m/s 271)
Dari Haritha bin an-Nukman berkata:Bersabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam:
"Tiga perkara yang sentiasa ada pada umatku:Kepercayaan sial.Hasad dengki.Prasangka."
Beliau bertanya: "Apakah yang bisa menghilangkan dari itu (semua) wahai Rasulullah?. bagi sesiapa yang telah ada pada dirinya perkara-perkara tersebut?"
Baginda bersabda:
"Apabila berhasad dengki mintalah ampun, apabila berprasangka janganlah diteruskan dan apabila mempercayai tataiyur (tahyul/khurafat) hendaklah dihapuskan."
(Hadith Riwayat at-Tabrani)
"Apabila (seseorang) kurang berilmu akan (mudah) menimbulkan perasaan benci dan tuduhan salah (kepada orang lain).Dan jika pengetahuan tentang athar (hadith dan perbuatan sahabat) hanya sedikit, akan ramai yang mengikut hawa nafsu.Bermulai dari yang demikian, akan engkau temui suatu kaum (kumpulan) yang ramai mencintai (menyebelahi) kaum (kumpulan) yang lain hanya atas dasar hawa nafsu (bukan atas dasar kebenaran al-Quran atau al-Hadith) kerana tidak mengetahui (ilmu)nya dan dalilnya.Sedangkan mereka menyokong atau memusuhi (satu kumpulan) tanpa mengikut (landasan) hadith yang sahih dari Nabi dan dari Salaf ummah ini, mereka tidak mengetahui makna (al-Quran dan al-Hadith) dan tidak mengetahui apa yang dikehendaki (oleh hadith) tersebut dan tidak tahu untuk mempraktikankannya."
(Hadith Riwayat Imam Malik)
sumber hadis2.
FAEDAH -FAEDAH BERSHALAWAT
BismillaahiRRaa hmaaniRRaahiim. .
"Sesungguhnya ALLAH dan Malaikat-Malaik at NYA BerShalawat Untuk Nabi,Hai Orang2 yang Ber Iman,BerShalawa t lah kepada Nabi dan ucapkan lah salam penghormatan kepada nya"
(QS.33 Al-Ahzab:56)
Di Antara Faedah-Faedah BerShalawat:
1.Dapat memperoleh limpahan Rahmat dari ALLAH Subhanahu Wata'ala..
2.Dapat memperoleh kebajikan,menga ngkat/ meninggikan derajat dan menghapuskan kejahatan dankesalahan..
3.Memperoleh pengakuan kesempurnaan Iman,,jika kita membiasakan membaca nya 100 (seratus) kali setiap hari..
4.Menjauhkan kerugian,penyes alan dan di golongkan ke dalam golonganorang2 yang Shaleh..
5.Mendekatkan diri kepada ALLAH Subhanahu Wata'ala..
6.Memperoleh pahala seperti pahala memerdekakanbudak..
7.Dapat memperoleh Syafaat..
8.Memperoleh penyertaan dari Malaikatur Rahman..
9.Memperoleh hubungan yang Dekat dengan Nabi..
10.Membuka kesempatan berbicara dengan Nabi..
11.Menghilangka n kesusahan,kegun dahan dan melapangkan Rezeky..
12.Melapangkan dada,hal inijika seseorang membaca 100 kali setiap hari..
13.Menggantikan Shadaqoh bagi orang yang tidak mampuber Shadaqoh..
14.Melipat gandakan pahala yang di peroleh,,jika memperbanyak membaca nya pada hari jum'at..
15.Mendekat kan kedudukankepada Rasulullah di hari kiamat..
16.Menjadikan sebab Do'a kita di terima Oleh ALLAH..
17.Dapat melepaskan diri dari kebingungan di hari kiamat..
18.Memenuhi satu hak Nabi,,atau menunaikan suatu tugas ibadah yang di Wajib kan atas kita umat,,Apabila seseorang tidak BerShalawat,,be rarti ia enggan memenuhi suatu hak Nabi yang wajib ia penuhi..
19.Di pandang sebagai seorang yang Mencintai Nabi..
20.Di kabul kan hajat kebutuhan nya..
* Barang siapa yang BerShalawat kepada ku satu kali,Maka ALLAH BerShalawat kepada nya sepuluh kali Shalawat,,dan ALLAH menghapus sepuluh kesalahan dan mengangkat sepuluh derajat kepada nya..*
(HR.Ahmad,,An-N asai,dan Al-Hakim dari Anas Radiyallahu anhu)
Dengan cahaya dan petunjuk dari Allah mari kita perteguh iman.
serta usahakan memperbanyak membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu'Alai hi Wasallam..
ALLAHUMMA Shallii WasallimWabaarik 'Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa'alaa Aaliiy Sayyidinaa Muhammad..
setelah itu tidak lupa mengucapkan Aamiin Ya Rabbal'alamiin. walhamdulillah hirabbil alamin..
*Semoga Bermanfaat*


0 komentar:
Posting Komentar